<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>hilmiarifin &#187; Innovation</title> <atom:link href="http://hilmiarifin.com/tag/innovation/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://hilmiarifin.com</link> <description>sedekah pangkal kaya, berbagi pantang rugi</description> <lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 03:08:50 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator> <item><title>Simple Step to Make a Better Future</title><link>http://hilmiarifin.com/simple-step-to-make-a-better-future.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/simple-step-to-make-a-better-future.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 26 Mar 2010 08:04:53 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[Life]]></category> <category><![CDATA[News]]></category> <category><![CDATA[Technology]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/?p=745</guid> <description><![CDATA[Waste nowadays has become the problem of everyone because both industries and households produce waste. If waste is not maintained properly, it will give negative effect to the environment like the bad scent and even water, air and land pollution. The word waste means the unused or unwanted materials from certain system or process. Even [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Waste nowadays has become the problem of everyone because both industries and households produce waste. If waste is not maintained properly, it will give negative effect to the environment like the bad scent and even water, air and land pollution. The word waste means the unused or unwanted materials from certain system or process.</p><p><span
id="more-745"></span></p><p>Even though waste is unwanted and unused material and can damage the environment if it is not properly processed, waste can also bring some economical advantages if its processed, treated or recycled into reuse products. Of course only some types of waste can be transformed into those products like what is done by N-Viro. This company, like what is said in its website, NViro.com, is a <a
href="http://www.nviro.com/">waste to energy</a> company which can treat, pasteurize, immobilize and convert waste water sludge and another bio-organic waste into some kind of fertilizer.</p><p>Besides changing the waste water into useful fertilizer, this company also concerns in producing <a
href="http://www.nviro.com/">renewable energy</a> in form of fuel from the coal combustion industry waste which can be used as the <a
href="http://www.nviro.com/">alternative energy</a>. This opportunity fuel has been tested and compared to other type of fuel and they both had the same result. If all the waste from all industries are treated this way, means that we can have healthier environment because <a
href="http://www.nviro.com/">clean coal</a> is used everywhere and we don’t have to depend more to the main source of energy that we had used for all this time, oil.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/simple-step-to-make-a-better-future.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Deteksi Dini Plagiarism</title><link>http://hilmiarifin.com/deteksi-dini-plagiarism.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/deteksi-dini-plagiarism.html#comments</comments> <pubDate>Wed, 10 Feb 2010 21:53:08 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category> <category><![CDATA[Education]]></category> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[Internet]]></category> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Writing]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/?p=731</guid> <description><![CDATA[<a
href="http://hilmiarifin.com/deteksi-dini-plagiarism.html"><img
align="left" hspace="5" width="150" src="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/writing12.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="" title="writing" /></a>Dunia pendidikan Indonesia dikejutkan dengan kasus penjiplakan (plagiarism) yang dilakukan oleh salah satu tenaga pengajar di Bandung. Dan yang lebih mengagetkan sekaligus mengherankan, pelakunya adalah seorang guru besar bergelar profesor yang diraihnya pada usia 41 tahun, sehingga disebut-sebut sebagai profesor temuda di bidangnya. Inilah sebuah ironi dunia pendidikan kita. Bagi kebanyakan orang, termasuk saya, membuat [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img
class="alignleft size-full wp-image-734" title="writing" src="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/writing12.jpg" alt="" width="142" height="126" />Dunia pendidikan Indonesia dikejutkan dengan kasus penjiplakan (plagiarism) yang dilakukan oleh salah satu tenaga pengajar di Bandung. Dan yang lebih mengagetkan sekaligus mengherankan, pelakunya adalah seorang guru besar bergelar profesor yang diraihnya pada usia 41 tahun, sehingga disebut-sebut sebagai profesor temuda di bidangnya. Inilah sebuah ironi dunia pendidikan kita.</p><p>Bagi kebanyakan orang, termasuk saya, membuat karya tulis atau artikel yang benar-benar orisinil 100% memang susah. Kemajuan teknologi, khususnya internet, telah ikut andil menjadikan copy paste semakin marak. Namun di sisi lain, kemajuan teknologi juga membuat orang lebih mudah untuk mengetahui ada tidaknya penjiplakan sebuah tulisan.</p><p><span
id="more-731"></span></p><p>Dalam dunia akademis <a
href="http://www.turnitin.com/static/index.html">Turnitin</a> dan <a
href="http://www.ithenticate.com/">iThenticate</a> dikenal sebagai aplikasi yang direkomendasikan <a
href="http://plagiarism.org/index.html">Plagiarism dot ORG</a> guna mendeteksi ada tidaknya plagiarism dalam sebuah karya tulis sesuai standar yang telah ditentukan. Aplikasi tersebut akan membandingkan karya tulis dengan database yang ada, bagian per bagian. Selanjutnya akan muncul hasilnya seperti dalam dua gambar yang saya ambil dari website resminya. Secara garis baris aplikasi ini akan memberikan hasil pelacakannya dengan mencocokkan kata-kata dalam karya tulis yang dicek dengan sumber dokumen yang cocok. Dengan demikian akan sangat gampang diketahui bagian mana yang menjiplak dan dari mana sumbernya.</p><p
style="text-align: center;"><img
class="aligncenter size-full wp-image-735" title="ithenticate" src="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/ithenticate.jpg" alt="Deteksi Plagiarism dengan Software" width="529" height="272" /></p><p><img
class="aligncenter size-full wp-image-736" title="turnitin" src="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/turnitin.jpg" alt="Turnitin Alat Deteksi Plagiarism" width="407" height="254" /></p><p>Sayangnya aplikasi ini hanya berfungsi untuk mengecek kasus plagiat dalam bahasa Inggris. Selain itu, kedua aplikasi ini biasanya hanya dimiliki institusi kampus untuk mengecek hasil karya tulis mahasiswanya, baik berupa paper, skripsi, atau tesis. Di luar negeri sepertinya semua kampus sudah memiliki aplikasi yang bisa mengecek plagiarism, meskipun jarang dipublikasikan secara pasti jenis aplikasi yang digunakan. Hal ini saya alami saat ini di Jepang. Di kampus saya, <a
href="http://www.iuj.ac.jp">IUJ</a>, setiap kali ada pertanyaan tentang aplikasi yang dipakai untuk deteksi plagiarism, tidak pernah dijawab. Saya juga pernah sekali menanyakannya dan tidak dijawab. Entah apa maksudnya.</p><p>Ketika membuat tulisan dalam bahasa Inggris untuk tugas kuliah, kita bisa mencegah penjiplakan dengan menggunakan teknik parafrase. Kalo kita pernah atau sedang kuliah di luar negeri di awal perkuliahan selalu ada sosialiasi tentang penggunaan teknik parafrase untuk mencegah penjiplakan. Teknik ini mengharuskan kita menuliskan kembali bagian konten yang ingin dikutip dengan kata-kata kita sendiri dengan menyertakan sumbernya. Kalo masih belum yakin dengan apa yang telah kita tulis dan ingin mengecek ada tidaknya plagiarism, kita bisa menggunakan <a
href="https://writecheck.turnitin.com/static/home.html">WriteCheck</a> powered by Turnitin. Fasilitas yang disediakan WriteCheck memang tidak gratis. Kita harus membeli kredit untuk mengecek tulisan kita. Satu paper kredit seharga $4.95 bisa digunakan untuk mengecek satu paper sepanjang maksimal 5000 kata. Kalo mau beli 5 kredit harganya $19.95, sedangkan 40 kredit berharga $49.95. Setiap paper kredit diberi kesempatan satu kali resubmission.</p><p><img
class="aligncenter size-full wp-image-737" title="writecheck" src="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/writecheck.jpg" alt="Cegah Penjiplakan dengan WriteCheck" width="466" height="528" /></p><p>WriteCheck berbeda dengan dua aplikasi sebelumnya. Dalam websitenya disebutkan bahwa kata-kata dari tulisan yang dicek akan diidentifikasi oleh WriteCheck apakah memiliki kemiripan dengan materi-materi yang ada di database. Dalam hasil yang disajikan akan muncul presentase bagian tulisan yang memiliki kemiripan dengan database yang ada di WriteCheck dan ditandai dengan bagian yang disorot. Kita hanya perlu memastikan apakah telah dengan benar mengutip, meringkas, atau memparafrase kata dan atau kalimat yang disorot tersebut. Atau dengan kata lain kita tidak sekedar copy dan paste saja. Dengan demikian WriteCheck merupakan sebuah aplikasi untuk membantu seorang penulis mengidentifikasi karyanya dalam mencegah terjadinya penjiplakan yang tidak disengaja. WriteCheck menuntut penggunanya untuk lebih aktif, karena dalam analisanya aplikasi ini tidak memberikan sumber dokumen yang memiliki kemiripan dengan tulisan kita. Namun demikian, aplikasi ini cukup membantu kita untuk lebih berhati-hati sebelum mengumpulkan tugas kuliah kita agar tidak terkena kasus penjiplakan.</p><p>Bagaimanapun semuanya kembali kepada masing-masing individu. Kita harus belajar bagaimana menghargai hasil karya orang lain. Kita harus mau bekerja keras sebagaimana orang lain bekerja keras untuk menghasilkan sebuah karya tulis. Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, tidak terkecuali para blogger, termasuk saya, untuk tidak lagi sekedar copy paste dalam posting di blog.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/deteksi-dini-plagiarism.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> </item> <item><title>Tips Memulai Bisnis Baru</title><link>http://hilmiarifin.com/tips-memulai-bisnis-baru.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/tips-memulai-bisnis-baru.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 06 Aug 2007 00:30:02 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category> <category><![CDATA[bisnis baru]]></category> <category><![CDATA[Economics]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[memulai bisnis]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[tips bisnis]]></category> <category><![CDATA[Today's Lesson]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/tips-memulai-bisnis-baru/</guid> <description><![CDATA[Tidak mudah untuk memulai sebuah bisnis baru. Alih-alih langsung melakukan transaksi bisnis, seorang pemula biasanya terjebak dengan kesibukan-kesibukan yang justru menjauhkan dirinya untuk memulai kegiatan bisnis yang sebenarnya. Kalau hanya satu-dua-tiga hari sih masih untung. Yang sering terjadi justru sampai mingguan atau bulanan tanpa melakukan riil bisnis. Anda bisa menyebut apa saja. Sibuk membuat kartu [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Tidak mudah untuk memulai sebuah bisnis baru. Alih-alih langsung melakukan transaksi bisnis, seorang pemula biasanya terjebak dengan kesibukan-kesibukan yang justru menjauhkan dirinya untuk memulai kegiatan bisnis yang sebenarnya. Kalau hanya satu-dua-tiga hari sih masih untung. Yang sering terjadi justru sampai mingguan atau bulanan tanpa melakukan riil bisnis. Anda bisa menyebut apa saja. Sibuk membuat kartu nama, sibuk memilih font atau logo perusahaan, atau sibuk memikirkan konsep bisnisnya yang adiluhung.</p><p>Memang benar untuk memulai sebuah bisnis butuh persiapan yang matang, atau seperti dikatakan Robert Spiegel, penulis buku <strong>&#8220;The Shoestring Entrepreneur’s Guide to the Best Home-Based Businesses&#8221;</strong>, bahwa mempersiapkan sebuah bisnis tak ubahnya menyerut ujung pensil. Aktivitas bisnis Anda tentu bukan hanya pada seruncing apa ujung pensil Anda, tapi bagaimana Anda menggunakan pensil yang runcing itu kesuksesan bisnis anda.</p><p><span
id="more-68"></span></p><p>Kalau Anda sedang mengalami kondisi seperti itu, ada 10 langkah menurut Robert Spiegel yang perlu Anda ingat dan lakukan:</p><p><strong>#1. Buatlah List Kerja</strong><br
/> Tempelkan di tempat selalu terlihat oleh Anda. Beri tanda dan warna yang menarik perhatian. List itu merupakan &#8220;kompas&#8221; pemandu Anda untuk merintis bisnis anda berjalan dan berhasil.</p><p><strong>#2. Segeralah Melangkah</strong><br
/> Tirulah bagaimana bayi belajar jalan. Jatuh-bangun, tanpa pernah menyerah, dengan langkah-langkah kecilnya. Seperti itu pula seharusnya Anda ketika memulai sebuah bisnis. Meski sedikit, pendek, dan kecil, segeralah melangkah. Realisasikan list kerja Anda, fokuslah, karena itu akan memperkecil rasa takut dan keasingan yang Anda alami. Keraguan-raguan hanya hilang oleh tindakan.</p><p><strong>#3. Dapatkan Pelanggan atau Klien</strong><br
/> Kalau anda belum mempunyai pelanggan atau klien, Anda belum bisa dikatakan punya bisnis, Jadi, dapatkan pelanggan atau klien pertama Anda untuk memulai bisnis baru Anda. Layani, rawat, dan puaskan pelanggan pertama Anda.</p><p><strong>#4. Lupakan Kesempurnaan</strong><br
/> Tidak mungkin Anda mengharapkan segala sesuatunya berjalan sempurna ketika awal-awal Anda merintis bisnis baru Anda. Pasti ada saja masalah dan rintangannya. Tapi tidak apa, itu biasa dan sangat wajar. Di sini, sikap realistis dan kesabaran Anda sangat dibutuhkan.</p><p><strong>#5. Pilihlah Karyawan Pekerja Keras</strong><br
/> Sangat penting di awal-awal merintis usaha baru Anda, Anda dikelilingi oleh orang-orang yang semangat dan pekerja keras. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang penuh gairah sehingga semakin menambah amunisi kerja bisnis Anda.</p><p><strong>#6. Bicaralah Soal Bisnis</strong><br
/> Kondisikan diri Anda dalam dunia bisnis dan sebagai pebisnis. Ganti pilihan kata dan bahasa Anda dalam kehidupan sehari-hari. Bicarakan perusahaan Anda sebagai bisnis, bukan tentang sebuah bisnis. Yakinkan diri Anda sendiri bahwa Anda sedang menjalankan sebuah bisnis. Sebab, kalau Anda sendiri tidak yakin dengan bisnis Anda, bagaimana Anda bisa mengharapkan orang lain yakin. Jangan katakan kata-kata yang menunjukkan Anda (seperti) tidak serius dalam bisnis. Misalnya saja, &#8220;Saya sedang berusaha memulai bisnis&#8221;. Katakan &#8220;<strong>Ini bisnis saya</strong>&#8220;.</p><p><strong>#7. Hargai Diri Anda</strong><br
/> Kita semua menyukai penghargaan. Ini saatnya untuk jujur pada diri sendiri, setiap minggu sekali, tanyakan pada diri Anda apakah Anda sudah melakukan sesuatu yang layak untuk dihargai, sesuatu yang nyata berpengaruh terhadap kemajuan bisnis Anda.  Jangan sungkan-sungkan untuk merayakannya.</p><p><strong>#8. Jadikan Semuanya Accountable</strong><br
/> Temukan rekan bisnis, organisasi atau pemilik usaha lain yang bisa, langsung ataupun tidak langsung, mengawasi bisnis baru Anda. Langkah ini penting agar Anda selalu terdorong untuk melakukan langkah-langkah serius yang bisa dipertanggungjawabkan. Langkah ini juga membuat Anda selalu berada di jalur tujuan bisnis Anda.</p><p><strong>#9. Antisipasi Perkembangan Zaman</strong><br
/> Pastikan kalau bisnis Anda tidak ketinggalan zaman. Itulah mengapa Anda disarankan tidak lama-lama menghabiskan waktu untuk meruncingkan ujung pensil Anda. Sebab yang lebih penting adalah melakukan sesuatu untuk bisnis Anda. Di sini, Anda harus peka terhadap perkembangan zaman.</p><p><strong>#10. Ingatlah Mimpi Anda</strong><br
/> Ketika bisnis Anda sudah mulai berjalan, jangan takut untuk keluar dari &#8220;zona aman&#8221; Anda. Katakan pada diri Anda, <strong>&#8220;Sekarang saya sudah punya bisnis sendiri. Saatnya membesarkan bisnis saya&#8221;</strong>. Merubah tujuan dan menciptakan mimpi baru juga bisa menyegarkan semangat Anda seperti awal mula merintis bisnis baru Anda.</p><p>Selamat mencoba! Semoga berhasil.</p><p><em>Sumber : Bentrepreneur, Februari 2007 </em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/tips-memulai-bisnis-baru.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>41</slash:comments> </item> <item><title>Highspeed Wireless Broadband &#8211; Time Based</title><link>http://hilmiarifin.com/highspeed-wireless-broadband-time-based.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/highspeed-wireless-broadband-time-based.html#comments</comments> <pubDate>Wed, 13 Jun 2007 01:36:51 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Internet]]></category> <category><![CDATA[Cellular]]></category> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[News]]></category> <category><![CDATA[Technology]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/highspeed-wireless-broadband-time-based/</guid> <description><![CDATA[Operator seluler mulai berlomba-lomba mengembangkan teknologi 3,5G. Telkomsel yang merupakan pelopor dan pemimpin pasar industri telekomunikasi seluler di Indonesia pun tidak mau ketinggalan. Tidak mau kalah dari pesaingnya (XL dan Indosat), pada bulan April 2007 yang lalu, Telkomsel secara resmi telah meluncurkan layanan akses internet nirkabel berkecepatan tinggi atau highspeed wireless broadband yang diberi nama [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Operator seluler mulai berlomba-lomba mengembangkan teknologi 3,5G. Telkomsel yang merupakan pelopor dan pemimpin pasar industri telekomunikasi seluler di Indonesia pun tidak mau ketinggalan. Tidak mau kalah dari pesaingnya (XL dan Indosat), pada bulan April 2007 yang lalu, Telkomsel secara resmi telah meluncurkan layanan akses internet nirkabel berkecepatan tinggi atau highspeed wireless broadband yang diberi nama <strong><em><a
href="http://www.telkomsel.com/web/telkomselflash" target="_blank">TELKOMSELFlash</a></em></strong>. Akses internet ini didukung teknologi HSDPA (<em>High Speed Downlink Packet Acces</em>), sehingga layanan <strong><em>TELKOMSELFlash</em></strong> mampu memberikan kecepatan hingga 3,2 Mbps. Menariknya lagi, skema tarif yang digunakan oleh <strong><em>TELKOMSELFlash</em></strong> adalah berdasar durasi waktu pemakaian, bukan berdasar volume data yang diakses. Inilah yang menjadi kelebihan dan membedakan dari pendahulunya.</p><p><span
id="more-53"></span></p><p>Cukup dengan mengetik flash lalu kirim ke 3636, maka pelanggan sudah terdaftar dan bisa mulai menggunakan layanan <strong><em>TELKOMSELFlash</em></strong>. Namun sayang, layanan internet ini baru bisa dinikmati di Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan.</p><p>Kehadiran <strong><em>TELKOMSELFlash</em></strong> memberikan angin segar bagi perkembangan dunia internet di Indonesia. Meskipun masih cukup mahal, namun layanan ini akan menambah alternatif pilihan bagi pengguna. Selain itu, munculnya pemain baru dalam layanan internet akan mendorong provider untuk memberikan layanan terbaiknya dengan harga yang bersaing. Dengan demikian, tidak lama lagi masyarakat Indonesia akan dapat berlangganan layanan internet berkecepatan tinggi dengan harga yang murah.</p><p>Pilihan tarif* yang ditawarkan <strong><em>TELKOMSELFlash</em></strong> :</p><ul> <strong>Paket PAY AS YOU GO</strong> (KartuHALO, simPATI, KARTU AS)</p><li>Rp 350,- / menit</li></ul><ul> <strong>Paket AKSES</strong> (KartuHALO, simPATI, KARTU AS)</p><li>Rp 30.000,- / 3 jam (berlaku 1 hari sejak pembelian)</li><li>Rp 100.000,- / 24 jam (berlaku 1 minggu sejak pembelian)</li></ul><ul> <strong>Paket BULANAN</strong> (KartuHALO)</p><li>Rp 200.000,- / 40 jam</li><li>Rp 400.000,- / 100 jam</li><li>Rp 800.000,- / 250 jam</li><li>Kelebihan pemakaian Rp 350,- / menit</li></ul><p>*<em>Tarif promo ini berlaku hingga akhir September 2007</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/highspeed-wireless-broadband-time-based.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Competitive Advantage from Mobile Applications</title><link>http://hilmiarifin.com/competitive-advantage-from-mobile-applications.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/competitive-advantage-from-mobile-applications.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 12 Jun 2007 01:11:58 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Cellular]]></category> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[Internet]]></category> <category><![CDATA[News]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/competitive-advantage-from-mobile-applications/</guid> <description><![CDATA[The mobile commerce revolution, heralded periodically since the late 1990s, has yet to occur in most retail markets. Consumers have shied away from increasingly complex handsets and from bandwidths that are still too slow. As a result, predictions of huge retail profits from m-commerce remain unfulfilled. Yet inside the supply chains of many cutting-edge retailers [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>The mobile commerce revolution, heralded periodically since the late 1990s, has yet to occur in most retail markets. Consumers have shied away from increasingly complex handsets and from bandwidths that are still too slow. As a result, predictions of huge retail profits from m-commerce remain unfulfilled. Yet inside the supply chains of many cutting-edge retailers and their partners, a true mobile revolution has begun. Consumer-focused companies are already using wireless technology to get closer to their customers and improve their efficiency by cutting cycle times and costs.</p><p><span
id="more-52"></span></p><p>Nearly three-quarters of the top 40 retailers in the United States have deployed or tested at least one wireless application, although only 10 percent are offering consumer applications. We expect wireless business applications to grow twice as fast as consumer applications: supply chain applications are quickly becoming a requirement for every company. Yet businesses can still differentiate themselves through improved consumer applications.</p><p>Organizations that have embraced relatively simple wireless tools for sales force automation or customer relationship management have seen productivity gains ranging from 5 to 30 percent. PepsiCo/Frito-Lay, FedEx, and UPS mobilized distribution processes for a cost savings of 10 to 20 percent thanks to productivity gains, increased asset visibility, and improved decision-making capabilities. The Home Depot is saving $22 million a year by providing floor employees with the ability to check and order inventory using wireless technology. <a
href='http://hilmiarifin.com/blog/wp-content/uploads/competitive_adv_mobile_apps.pdf' title='competitive_adv_mobile_apps'>Click here for detail</a></p><p>Source : www.bcg.com</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/competitive-advantage-from-mobile-applications.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Mengejar Akses Data Super Cepat dari Operator Seluler</title><link>http://hilmiarifin.com/mengejar-akses-data-super-cepat-dari-operator-seluler.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/mengejar-akses-data-super-cepat-dari-operator-seluler.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 11 Jun 2007 02:08:36 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Internet]]></category> <category><![CDATA[Cellular]]></category> <category><![CDATA[Computer]]></category> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[News]]></category> <category><![CDATA[Technology]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/mengejar-akses-data-super-cepat-dari-operator-seluler/</guid> <description><![CDATA[Banyak orang yang mengeluh saat akses internet langganannya sangat lambat. Namun, kehadiran teknologi 3,5G atau biasa disebut HSDPA (High Speed Downlink Packet Acces) diyakini bisa memberikan solusi permasalahan tersebut. Layanan data berbasis HSDPA jauh lebih baik dari teknologi 3G sekalipun. Perkembangan teknologi akses data dari generasi ke generasi: GPRS, kecepatan maksimal 115 Kbps EDGE, kecepatan [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Banyak orang yang mengeluh saat akses internet langganannya sangat lambat. Namun, kehadiran teknologi 3,5G  atau biasa disebut HSDPA (<em>High Speed Downlink Packet Acces</em>) diyakini bisa memberikan solusi permasalahan tersebut. Layanan data berbasis HSDPA jauh lebih baik dari teknologi 3G sekalipun.</p><p><span
id="more-51"></span></p><p>Perkembangan teknologi akses data dari generasi ke generasi:</p><ul><li><strong>GPRS</strong>, kecepatan maksimal 115 Kbps</li><li><strong>EDGE</strong>, kecepatan maksimal 236 Kbps</li><li><strong>3G/WCDMA</strong>, kecepatan maksimal 384 Kbps</li><li><strong>3,5G/HSDPA</strong>, kecepatan maksimal 3,6 Mbps</li></ul><p>Selama ini penggunaan 3G masih belum sangat familiar seperti halnya SMS. Namun, operator seluler mulai beralih untuk mengembangkan jaringan 3,5G. Ya, 3,5G sangat berkaitan dengan akses data yang super cepat. Dan ini diyakini akan lebih diminati oleh pelanggan. Ini terbukti saat peluncuran pertama kali, ternyata pelanggan 3,5G lebih membludak daripada saat 3G diperkenalkan.</p><p>Operator seluler di Indonesia yang telah mengembangkan teknologi 3,5G dan sudah bisa dinikmati oleh masyarakat adalah <a
href="http://www.xl.co.id/3G/Data_Card_HSDPA_3GXL" target="_blank">XL</a>, <a
http://www.indosatm2.com/popup.php/promo/3G_popup_brochure" target="_blank">Indosat</a> dan <a
href="http://www.telkomsel.com/web/telkomselflash" target="_blank">Telkomsel</a>.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/mengejar-akses-data-super-cepat-dari-operator-seluler.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> </item> <item><title>Etika Mengajar</title><link>http://hilmiarifin.com/etika-mengajar.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/etika-mengajar.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 12 Mar 2007 01:33:57 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Education]]></category> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[mengajar]]></category> <category><![CDATA[News]]></category> <category><![CDATA[Personal]]></category> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category> <category><![CDATA[Today's Lesson]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/etika-mengajar/</guid> <description><![CDATA[Otoriter lebih berkonotasi negatif, termasuk dalam proses pembelajaran. Gaya mengajar otoriter biasanya membuat mahasiswa bosan. Lebih dari itu, mengajar dengan cara memaksa, jelas tidak membangun kesadaran. Penyampaiannya tidak argumentatif, logika dan rasionalitas tidak jelas. Oleh karenanya, konsep teoritik mengenai etika mengajar harus memenuhi beberapa persyaratan. Pertama mengajar menyampaikan sebuah kebenaran, keterbukaan, dan terdapat argumentasi. Kedua [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Otoriter lebih berkonotasi negatif, termasuk dalam proses pembelajaran. Gaya mengajar otoriter biasanya membuat mahasiswa bosan. Lebih dari itu, mengajar dengan cara memaksa, jelas tidak membangun kesadaran. Penyampaiannya tidak argumentatif, logika dan rasionalitas tidak jelas. Oleh karenanya, konsep teoritik mengenai etika mengajar harus memenuhi beberapa persyaratan. <strong>Pertama</strong> mengajar menyampaikan sebuah kebenaran, keterbukaan, dan terdapat argumentasi. <strong>Kedua</strong> mengajar mengandung ada logika. <strong>Ketiga</strong>, mengajar tidak memaksa, namun membangun kesadaran.</p><p><span
id="more-37"></span></p><p>Bertolak dari konsep di atas, perlu digagas kemungkinan adanya sistem mengajar yang standar untuk menjamin: (i) mengajar adalah menyampaikan sesuatu yang benar; (ii) sistem mengajarnya jelas; dan (iii) dosen menunjukkan aktualisasi profesionalismenya.</p><p>Kalau standar di atas bisa dilaksanakan, maka tujuan mengajar akan tercapai. Mengajar tidak lagi bersifat indoktrinatif atau doktriner atau imperatif, melainkan menjadi kegiatan yang sungguh-sungguh membangun otonomi, membangun kesadaran subyek yang diajar.</p><p>Di berbagai tempat upaya-upaya untuk membangun sistem itu memang masih dalam proses. Tetapi usaha-usaha yang telah dilakukan tersebut merupakan upaya positif dalam rangka membangun sistem dan institusi menurut etika mengajar. Selain itu juga mendorong terciptanya evaluasi pembelajaran yang sehat.</p><p>Sumber : <a
href="http://www.ugm.ac.id/index.php?page=headline&amp;artikel=56" target="_blank">www.ugm.ac.id</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/etika-mengajar.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>Google Adsense: The Money Maker</title><link>http://hilmiarifin.com/google-adsense-the-money-maker.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/google-adsense-the-money-maker.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 12 Jan 2007 06:27:40 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Adsense]]></category> <category><![CDATA[Blogging]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[Internet]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[News]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[Personal]]></category> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category> <category><![CDATA[Website]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/google-adsense-the-money-maker/</guid> <description><![CDATA[If ever you felt you need more money to augment your current income, Google Adsense is your answer. To be sure, simply displaying Google Adsense ads in your website will not fetch you cash. Of course you need a website, preferably one that concerns a fair amount of populace, but that is just the beginning. [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>If ever you felt you need more money to augment your current income, Google Adsense is your answer. To be sure, simply displaying Google Adsense ads in your website will not fetch you cash. Of course you need a website, preferably one that concerns a fair amount of populace, but that is just the beginning. It is important that you strive hard to bring sizable traffic to your site.</p><p><span
id="more-21"></span></p><p><strong>What is Google Adsense?</strong><br
/> Briefly, Google Adsense is all about display of Adwords ads on content sites that are part of Google network. In effect, two things happen in conjunction with one another. First, PPC (pay per click) advertisers using Adwords ad campaign have to opt for placement of their ads in content sites (the other option is search sites). Second, individual website owners must enroll with Google to qualify for displaying Adwords ads.</p><p>Google Adsense is thus an interface whereby enrolled web publishers agree to place Google Adwords ads on their websites in return for revenue that results when those ads are clicked on. In other words, the money so collected by Google from Adwords advertisers is shared between Google itself and website owners where the clicks have occurred. Google Adsense is therefore a win-win situation for both parties at no additional cost to website owners.</p><p>Let us now explore how you can maximize your earning through Google Adsense.</p><p><strong>How to present your Google Adsense ads?</strong><br
/> For an answer, we will turn to Google Adsense help center [www.google.com/support/adsense/bin/static.py?page=tips.html#17954]. There is a pictorial presentation, called &#8216;heat map&#8217;, that elucidates ideal places for locating Google Adsense ads. In short, here are main points to consider:</p><ol><li>Ads appearing above the fold tend to perform better.</li><li>Place ads directly above (the hottest place) and below content.</li><li>Place ads as close to content and navigational pane, left side being more preferable.</li><li>Place Google Adsense ads on content pages, if not on all pages of your website.</li><li>Combine multiple ad units on every content page, focusing specially on rectangular boxes and skyscrapers and even link units, the latter in case of space constraint.</li><li>A big advantage with Google Adsense ads is that you can use any color combination to display the ads. Experts suggest it is better to merge ad background with background color of your webpage. Further, consider using same color for text and link as that of your webpage.</li></ol><p><strong>Maximize gain with Google Adsense ads</strong><br
/> Like any money-making venture, you have to work incessantly to maximize your earnings from Google Adsense ads. After you have ensured proper appearance of Google Adsense ads on your webpage, the next thing to consider is organizing the ads in such a way that viewers are enticed to click on them. The main issue here is theme (or shall we say &#8216;niche&#8217;) of your content page and that of Google Adsense ads must coincide. For example, if the content page relates to the niche &#8216;traveling in Himalayas&#8217;, the Google Adsense ads shown need to center around this niche.</p><p>But all niches may not be popular. Therefore the trick is to discover those niche keywords that people frequently search for. There are many free and paid tools in the market that let you unravel popular search terms. None is more elaborate and helpful than the Adwords Keyword Tool. When you use the tool, try to dig out your niche keywords and build keyword-enriched content pages. Google Adsense ads appearing in those content pages are likely to be more successful in terms of visitors&#8217; inclination to click on them.</p><p><strong>Adsense &#8211; Google&#8217;s bounty</strong><br
/> There are many tales that do the rounds as to how much Google Adsense will fetch you. A recent story (Google&#8217;s hidden payroll, USAToday.com, March 28, 2006) cites quite a few examples of more than thousand dollars income per month through Google Adsense. Google itself flaunts success stories [www.google.com/adsense/success] aimed at new publishers. Be that as it may, there is no doubt that web publishers can indeed reap rich bonanza with Google Adsense.</p><p><em>by Josh</em></p><p>About the Author<br
/> Article by Josh &#8211; <a
href="mailto:admin@hostingfrenzy.com">admin@hostingfrenzy.com</a><br
/> Josh is the webmaster of <a
href="http://www.hostingfrenzy.com/">www.hostingfrenzy.com</a><br
/> Visit his site for a comprehensive web hosting directory, articles, tools, and much more.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/google-adsense-the-money-maker.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>8</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 2/45 queries in 0.021 seconds using disk: basic
Object Caching 1066/1146 objects using disk: basic

Served from: hilmiarifin.com @ 2012-02-07 16:41:47 -->
