<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>hilmiarifin &#187; Entrepreneurship</title> <atom:link href="http://hilmiarifin.com/tag/entrepreneurship/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://hilmiarifin.com</link> <description>sedekah pangkal kaya, berbagi pantang rugi</description> <lastBuildDate>Mon, 23 Apr 2012 23:04:58 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>Belajar Fokus, Fokus Belajar</title><link>http://hilmiarifin.com/belajar-fokus-fokus-belajar.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/belajar-fokus-fokus-belajar.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 07 Feb 2011 14:38:37 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[bisnis baru]]></category> <category><![CDATA[Blogging]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/?p=808</guid> <description><![CDATA[<a
href="http://hilmiarifin.com/belajar-fokus-fokus-belajar.html"><img
align="left" hspace="5" width="150" height="150" src="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/focus-150x200.gif" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Belajar Bisnis Online" title="focus" /></a>Bisnis online tidak berbeda dengan bisnis di dunia nyata. Pelaku bisnis online harus mau bekerja keras, tidak ada rumus dapat uang banyak tanpa bekerja atau mejadi kaya dalam waktu singkat. Dua modal dasar yang wajib dimiliki para pebisnis online adalah belajar dan fokus. Belajar merupakan salah satu kunci kesuksesan bisnis online. Pebisnis internet harus terus-menerus [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img
class="alignleft size-full wp-image-809" title="focus" src="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/focus.gif" alt="Belajar Bisnis Online" width="256" height="256" />Bisnis online tidak berbeda dengan bisnis di dunia nyata. Pelaku bisnis online harus mau bekerja keras, tidak ada rumus dapat uang banyak tanpa bekerja atau mejadi kaya dalam waktu singkat. Dua modal dasar yang wajib dimiliki para pebisnis online adalah belajar dan fokus.</p><p>Belajar merupakan salah satu kunci kesuksesan bisnis online. Pebisnis internet harus terus-menerus berusaha meningkatkan kemampuannya dalam berbisnis. Dan satu-satunya cara adalah belajar. Sebagaimana saya sampaikan di depan, perkembangan bisnis internet sangat cepat. Model bisnis online yang sedang trend saat ini, tahun depan kemungkinan akan sudah tidak lagi digandrungi karena muncul bisnis model lain yang lebih menguntungkan. Atau, teknik bisnisnya yang berkembang. Teknik atau strategi untuk suatu model bisnis akan sangat mudah kadaluwarsa mengikuti perkembangan dunia maya yang begitu cepat.</p><p>Fokus adalah modal lain yang harus dimiliki pebisnis online. Ketika kita memutuskan untuk terjun di suatu bisnis online, kita harus fokus terhadap bisnis yang telah kita pilih tersebut. Fokus disini berarti kita harus benar-benar mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki agar bisnis online tersebut bisa sukses. Memang butuh pengorbanan waktu, tenaga, dan uang. Lebih baik fokus ke satu jenis bisnis online hingga sukses, daripada mengikuti banyak bisnis online tapi hanya setengah-setengah dan pasti hasilnya juga tidak akan maksimal. Jangan pernah tergiur untuk mencoba suatu bisnis baru sebelum bisnis yang telah kita pilih sebelumnya sudah dalam tahap siap untuk dikurangi fokusnya. Meski dikurangi fokusnya, bisnis lama harus masih tetap menguntungkan bagi kita, tidak justru malah hancur.</p><p>Belajar fokus itulah yang sedang saya lakukan. Fokus menjadi kelemahan saya sebagai pemula. Saat mulai mengenal bisnis online, semua model bisnis online yang ada saya ikuti. Beli produk yang menunjang bisnis online tidak jarang saya lakukan. Namun, karena saya tidak pernah fokus, hasil yang saya peroleh pun tidak pernah maksimal dan memuaskan. Sejak triwulan terakhir tahun 2010, saya belajar untuk fokus menekuni bisnis online. Beberapa domain yang sudah lama saya abaikan, saya aktifkan kembali menjadi blog dengan platform wordpress. Bermodalkan blog-blog tersebut, saya mulai bisnis afiliasi amazon. Pilihan jatuh kepada bisnis afiliasi amazon, karena menjelang akhir tahun biasanya terjadi peningkatan penjualan di amazon. Alhamdulillah, bisnis yang saya lakukan mulai menunjukkan hasilnya dan berlanjut hingga sekarang. Saya mulai memetik hasil dari apa yang saya lakukan di bisnis online. Ini hanyalah salah satu buah dari belajar fokus yang saya terapkan.</p><p>Sekarang saya mulai menikmati aktivitas bisnis online. Saya pun masih tetap terus belajar. Secara tidak langsung, belajar fokus akan membimbing kita untuk fokus belajar. Kalau kita sudah mulai bisa fokus menekuni satu bisnis online, maka secara otomatis kita akan fokus belajar untuk kesuksesan bisnis online yang kita ditekuni tersebut. Dan akhirnya, kita akan memetik hasilnya dengan hasil yang sangat memuaskan.</p><p>Kalau saya bisa, Anda pun pasti juga bisa. Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar dan berubah.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/belajar-fokus-fokus-belajar.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>Kesempatan</title><link>http://hilmiarifin.com/kesempatan.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/kesempatan.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 20 Aug 2009 01:26:25 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Life]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[Reflection]]></category> <category><![CDATA[Today's Lesson]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/?p=471</guid> <description><![CDATA[<a
href="http://hilmiarifin.com/kesempatan.html"><img
align="left" hspace="5" width="150" height="150" src="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/kesempatan03-150x200.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="kesempatan03" title="Kesempatan" /></a>Dalam sebuah perjalanan dinas, seorang manajer dan stafnya yang masih muda menumpang kereta api jurusan Bandung-Jakarta. Tempat duduk yang tersisa hanyalah di depan wanita muda yang cantik dan neneknya. Sang manajer dan stafnya duduk berhadapan dengan kedua wanita tersebut (bangku kereta mirip kelas ekonomi sekarang). Sementara kereta api berjalan, keempat orang ini mencoba menyesuaikan diri [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a
href="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/kesempatan03.jpg"><img
class="alignleft size-full wp-image-472" title="Kesempatan" src="http://hilmiarifin.com/wp-content/uploads/kesempatan03.jpg" alt="kesempatan03" width="235" height="299" /></a>Dalam sebuah perjalanan dinas, seorang manajer dan stafnya yang masih muda menumpang kereta api jurusan Bandung-Jakarta. Tempat duduk yang tersisa hanyalah di depan wanita muda yang cantik dan neneknya. Sang manajer dan stafnya duduk berhadapan dengan kedua wanita tersebut (bangku kereta mirip kelas ekonomi sekarang). Sementara kereta api berjalan, keempat orang ini mencoba menyesuaikan diri dengan membuka percakapan.</p><p>Percakapan mulai terbuka, hingga tanpa terasa kereta yang mereka tumpangi mulai memasuki terowongan Sasaksaat. Entah mengapa, lampu dalam gerbong kereta tiba-tiba tidak menyala. Tak ayal lagi, seluruh gerbong pun menjadi gelap gulita.</p><p><span
id="more-471"></span></p><p>Untuk beberapa lama, keempat orang ini dan tentunya penumpang yang lain diliputi kegelapan total. Mereka hanya ditemani oleh deru lokomotif serta bunyi roda kereta api. Dalam kesunyian sesaat itu, disamping mendengar deru kereta api, keempat orang yang duduk berdekatan itu mendengar suara lain yang cukup keras, yakni sebuah ciuman dan sebuah tamparan.</p><p>Setelah melewati terowongan yang gelap tersebut, keempat orang itu mulai menerjemahkan bunyi ciuman dan tamparan tadi dengan persepsi masing-masing.</p><p>Si wanita muda berpikir,”Saya merasa tersanjung, manajer yang berdasi di depan saya ini telah mencium saya, namun saya sangat malu karena nenek menamparnya.”</p><p>Sedangkan neneknya berpikir,”Saya kesal karena orang muda itu mencium cucu saya, tetapi saya bangga karena cucu saya punya keberanian untuk membalasnya.”</p><p>Di pihak lain, sang manajer duduk diam sambil berpikir,”Staf saya telah memperlihatkan keberanian yang besar untuk mencium gadis yang belum dikenalnya, tetapi kenapa gadis itu keliru menampar saya?”</p><p>Tampaknya, hanya staf itu satu-satunya orang yang tahu apa sesungguhnya yang terjadi, sebab dalam waktu yang singkat dia mempunyai kesempatan untuk mencium seorang gadis cantik sekaligus menampar manajernya.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/kesempatan.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Nouveau Riche for Real Estate Investing</title><link>http://hilmiarifin.com/nouveau-riche-for-real-estate-investing.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/nouveau-riche-for-real-estate-investing.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 03 Oct 2008 23:34:22 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Investment]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Money]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/?p=273</guid> <description><![CDATA[This is a website that will help you to create a successful real estate investor in you by teaching Real Estate Investing with a combination of education and community benefit companies. Nouveauriche.com offers you those advantages that will help you to create wealth as well as simultaneously provides you with the support and resources to [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>This is a website that will help you to create a successful real estate investor in you by teaching Real Estate Investing with a combination of education and community benefit companies. <a
href="http://nouveauriche.com" target="_blank">Nouveauriche.com</a> offers you those advantages that will help you to create wealth as well as simultaneously provides you with the support and resources to start investing.</p><p><span
id="more-273"></span></p><p>With the combination of applied knowledge from the Nouveau Riche College and the support from the <a
href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rags_to_riches" target="_blank">Nouveau Riche</a> Community Benefit Companies, you will find no more the same old landscape of an entire real estate investing industry. Nouveau Riche offers you a world-class, real estate investing education that you can customize to meet your own background and experience level.</p><p><a
href="http://money.cnn.com/magazines/fortune/fortune_archive/1991/09/09/75462/index.htm" target="_blank">Nouveau Riche</a> will be perfect for those who want to learn more about real estate investing while continuing their current activities such as school or work. The home study programs are including the Super Entrepreneurial Encyclopedia of Knowledge (SEEK) 101 and Residential Real Estate Encyclopedia (R2E2). By purchasing on one or more educational products of Nouveau Riche, you will become a member of the <a
href="http://www.newrichnation.com/" target="_blank">Nouveau Riche</a> Community where you can get an exclusive access to Nouveau Riche Benefit companies that will support your real estate investing and business needs.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/nouveau-riche-for-real-estate-investing.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Nouveau Riche University</title><link>http://hilmiarifin.com/nouveau-riche-university.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/nouveau-riche-university.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 23 Sep 2008 23:50:11 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Education]]></category> <category><![CDATA[Economics]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/?p=256</guid> <description><![CDATA[As people who realize about the importance of education for a better future, we cannot just give up with our condition now. Don’t let your age or activities obstruct you from taking a higher education, because at nouveauu.com you will find the right solution. This website offers you with online education from Nouveau Riche University [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>As people who realize about the importance of education for a better future, we cannot just give up with our condition now. Don’t let your age or activities obstruct you from taking a higher education, because at <a
href="http://www.nouveauu.com/" target="_blank">nouveauu.com</a> you will find the right solution. This website offers you with online education from <a
href="http://www.nouveauu.com/about.html" target="_blank">Nouveau Riche University</a> that will be adjusted to your lifestyle. This is means that you attend classes and complete schoolwork when the time is convenient for you.</p><p><span
id="more-256"></span></p><p><a
href="http://www.marketwatch.com/news/story/former-university-phoenix-president-lead/story.aspx?guid=%7B959582ED-08BF-4CC8-A8CC-296FA85CC24A%7D&amp;dist=hppr" target="_blank">Nouveau Riche University</a> offers online business programs including Associate of Science and Bachelor of Business Administration in real estate investing, small business management, accounting, finance and marketing. You will be assisted by experienced, practitioner faculty, helpful staff, and fellow students virtually from the comfort of your home.</p><p>The classes are conducted entirely online. You will get the same high academic standards as traditional universities. <a
href="http://www.reuters.com/article/pressRelease/idUS138309+16-Apr-2008+PRN20080416" target="_blank">Nouveau Riche University</a> has a commitment to institutional accountability, quality and progressive educational ideas on the serious educational experience provided to the students. You will also get unbridled access to the world so you will be able to meet students around the world and share your educational experience with them. Join them now and gain additional knowledge that will further your carriers to a better position.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/nouveau-riche-university.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Make Money Online</title><link>http://hilmiarifin.com/make-money-online.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/make-money-online.html#comments</comments> <pubDate>Sun, 20 Jan 2008 02:21:06 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[bux.to]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Internet]]></category> <category><![CDATA[Investment]]></category> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/make-money-online/</guid> <description><![CDATA[Sebagai pengunjung rutin blog ini, selain adanya sedikit perubahan layout, tentunya Anda akan menemukan sebuah menu baru di sidebar, &#8220;make money online&#8221;. Mengikuti jejak para pemain online earning yang lain, saat ini saya menjalankan beberapa program online earning model paid to click (PTC), paid to read (PTR), dan paid to surf (PTS). Beberapa program yang [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Sebagai pengunjung rutin blog <a
href="http://hilmiarifin.com">ini</a>, selain adanya sedikit perubahan layout, tentunya Anda akan menemukan sebuah menu baru di sidebar, <strong>&#8220;make money online&#8221;</strong>. Mengikuti jejak para pemain online earning yang lain, saat ini saya menjalankan beberapa program online earning model <strong>paid to click</strong> (PTC), <strong>paid to read</strong> (PTR), dan <strong>paid to surf</strong> (PTS). Beberapa program yang saya ikuti tercantum pada bagian <strong>make money online</strong> tersebut.</p><p><span
id="more-143"></span></p><p><strong>Paid To Click (PTC)</strong><br
/> Program online earning model ini memberikan bayaran kepada anggotanya setiap kali mereka melihat dan mengklik iklan yang ada. Nilai setiap klik berkisar antara $0,005 sampai $5. <strong>Semakin banyak kita melakukan klik, berarti semakin banyak dolar yang kita hasilkan</strong>.</p><p>Penghasilan tersebut akan semakin besar jika kita memiliki banyak referal aktif. Setiap klik dari referal akan menambah earning kita tanpa mengurangi income referal. Setiap klik dari referal akan dihitung sebagai komisi dengan nilai maksimal 100%. Jadi kalau klik referal bernilai $0,01, maka earning kita juga bertambah $0,01.</p><p>Program online earning dengan model PTC yang saya jalankan adalah :</p><ol><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://www.DailyClicks.biz/?r=hrifin">DailyClicks</a></span></li><li><a
href="http://bux.to/?r=hrifin">Bux.To</a></li><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://paid.vg/?r=hrifin">Paid.Vg</a></span></li><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://clix4coins.com/index1.php?ref=hrifin">Clix4Coins</a></span></li><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://www.advercash.net/signup.php?ref=hrifin">AdverCash</a></span></li><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://www.titanclicks.com/signup.php?ref=hrifin">TitanClicks</a></span></li><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://www.PaidClicks.WS/?r=hrifin">PaidClicks.WS</a></span></li><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://bux3.com/?r=hrifin">Bux3</a></span></li><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://www.clixsense.com/?2224902">ClixSense</a></span></li></ol><p><strong>Paid To Read (PTR)</strong><br
/> Beda PTR dan PTC terletak pada cara memperoleh bayaran. Kalau dalam model PTC kita mengklik iklan, maka <strong>komisi di PTR akan dibayarkan kepada anggotanya setiap membaca email</strong>.</p><p>Berikut program PTR yang saya ikuti :</p><ol><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://www.taketheinternetback.com/index.php?refId=130839">TakeTheInternetBack</a></span></li><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://www.donkeymails.com/pages/index.php?refid=hrifin">DonkeyMails</a></span></li><li><span
style="text-decoration: line-through;"><a
href="http://www.no-minimum.com/pages/index.php?refid=hrifin">NoMinimum</a></span></li></ol><p><strong>Paid To Surf (PTS)</strong><br
/> Dalam model ini, <strong>perhitungan earning anggotanya berdasarkan durasi waktu surfing</strong>. Yang perlu dilakukan hanya login ke program ini setiap kali akan surfing, selanjutnya surfing seperti biasa. Semakin lama surfing, tentu penghasilannya akan semakin besar. Skema ini juga menawarkan program referal untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar.</p><p><span
style="text-decoration: line-through;"><strong>SlashMySearch</strong></span> (SMS) adalah PTS yang saya jalankan. SMS ini sangat menguntungkan. Seandainya terhubung ke internet nonstop tanpa putus, kita hanya perlu login sekali saja. Selain itu SMS bisa digabungkan dengan program yang lain. Sembari membaca email dan mengklik iklan, asalkan telah login, SMS akan berjalan sendiri menghitung waktu yang kita habiskan untuk surfing.</p><p>Sebaiknya Anda menyiapkan account PayPal, e-Gold, atau AlertPay sebelum menjalankan semua program diatas. Hampir semua pembayaran program online earning dengan model PTC/PTR/PTS menggunakan ketiga alat pembayaran online tersebut. Selain ketiganya, modal yang dibutuhkan hanya sambungan internet dan meluangkan waktu setiap harinya.</p><p>Anda tertarik? Segeralah mendaftar melalui link yang ada di blog <a
href="http://hilmiarifin.com">ini</a>! <strong>Tidak ada kata terlambat untuk memulai mendapatkan <a
href="http://hilmiarifin.com/mengenal-potensi-penghasilan-di-internet/">penghasilan online</a></strong>.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/make-money-online.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>9</slash:comments> </item> <item><title>Berani Mencoba, Berani Gagal</title><link>http://hilmiarifin.com/berani-mencoba-berani-gagal.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/berani-mencoba-berani-gagal.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 06 Dec 2007 02:13:21 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Reflection]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Internet]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[Personal]]></category> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category> <category><![CDATA[Today's Lesson]]></category> <category><![CDATA[Website]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/berani-mencoba-berani-gagal/</guid> <description><![CDATA[Seorang pebisnis harus mempunyai sikap berani mencoba dan mencoba terus-menerus. Dengan berani mencoba, secara tidak langsung pebisnis dituntut untuk belajar dari kesalahan dan kegagalan yang dialaminya. Pada akhirnya pebisnis tersebut akan menemukan jalan kemenangan dan kesuksesan dalam bisnisnya, persis seperti yang tertuang dalam sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa &#8220;seandainya kita berani mencoba dan kita lebih [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Seorang pebisnis harus mempunyai sikap berani mencoba dan mencoba terus-menerus. Dengan berani mencoba, secara tidak langsung pebisnis dituntut untuk belajar dari kesalahan dan kegagalan yang dialaminya. Pada akhirnya pebisnis tersebut akan menemukan jalan kemenangan dan kesuksesan dalam bisnisnya, persis seperti yang tertuang dalam sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa &#8220;<strong>seandainya kita berani mencoba dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti yang namanya kegagalan itu tak akan pernah ada</strong>&#8221;</p><p><span
id="more-99"></span></p><p>Dalam bisnis internet/online yang semakin semarak dewasa ini, keberanian mencoba seorang pebisnis online juga memegang peranan penting. Mencoba bisnis online yang begitu banyak ditawarkan memang tidak ada ruginya, semuanya serba gratis, modalnya hanya waktu dan koneksi internet yang biasa juga kita keluarkan. Mendingan mencoba bisnis internet dari pada hanya membuang waktu dan uang ketika surfing di dunia maya. Banyak cerita sukses pebisnis online yang berawal dari sekedar iseng dan coba-coba. Keisengan yang dilakukannya ternyata mendatangkan penghasilan yang semakin lama semakin menggembirakan. Akhirnya tidak sedikit orang yang menjadikan bisnis online sebagai sumber utama penghasilannya.</p><p>Namun demikian, sikap berani mencoba harus diikuti dengan sikap berani gagal. Hampir tidak ada orang yang baru pertama kali mencoba bisnis langsung menuai kesuksesan dan keberhasilan. Seorang pebisnis sukses pasti pernah mengalami kegagalan. Biasanya pebisnis yang ditempa kegagalan berulang kali justru akan lebih berhasil di masa mendatang. Kegagalan demi kegagalan yang menimpanya akan menjadi sarana pembelajaran dan latihan dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan yang semakin tidak mudah, sehingga kesuksesan seolah hanya menunggu waktu.</p><p>Keberanian mencoba adalah penting namun keberanian menerima kegagalan menjadi lebih penting dalam bisnis apapun. Keberanian menerima kegagalan berarti menyadari bahwa tidak ada bisnis yang mudah dan instan. Sikap berani gagal akan menumbuhkan sikap tidak mudah menyerah dan putus asa, karena dalam bisnis diperlukan usaha dan kerja keras. Bisnis online yang dianggap serba gampang sebenarnya tidak semudah yang dibayangkan banyak orang. Banyak orang tertarik terjun ke bisnis online dengan keinginan menjadi kaya dalam waktu singkat dengan mudah. Mereka keliru, dalam bisnis online pun diperlukan usaha dan kerja keras. Cerita sukses yang dialami pebisnis online juga dibangun dari banyak kegagalan yang pernah mereka alami. Mereka yang sukses dalam bisnis online tidak pernah berhenti mencoba dan belajar. Jangan pernah bermimpi menjadi jutawan dari bisnis online hanya dengan ongkang-ongkang kaki. Semuanya butuh waktu dan usaha.</p><p>Sebenarnya orang bukannya gagal, tetapi hanya berhenti mencoba. Seseorang yang ingin  meraih kesuksesan, maka orang itu harus punya keberanian mencoba dan keberanian menerima kegagalan. Kedua modal itulah yang akan menentukan kesuksesan bisnisnya.</p><p>Selamat mencoba <img
src='http://hilmiarifin.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/berani-mencoba-berani-gagal.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>10</slash:comments> </item> <item><title>Tips Memulai Bisnis Baru</title><link>http://hilmiarifin.com/tips-memulai-bisnis-baru.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/tips-memulai-bisnis-baru.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 06 Aug 2007 00:30:02 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category> <category><![CDATA[bisnis baru]]></category> <category><![CDATA[Economics]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[memulai bisnis]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[tips bisnis]]></category> <category><![CDATA[Today's Lesson]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/tips-memulai-bisnis-baru/</guid> <description><![CDATA[Tidak mudah untuk memulai sebuah bisnis baru. Alih-alih langsung melakukan transaksi bisnis, seorang pemula biasanya terjebak dengan kesibukan-kesibukan yang justru menjauhkan dirinya untuk memulai kegiatan bisnis yang sebenarnya. Kalau hanya satu-dua-tiga hari sih masih untung. Yang sering terjadi justru sampai mingguan atau bulanan tanpa melakukan riil bisnis. Anda bisa menyebut apa saja. Sibuk membuat kartu [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Tidak mudah untuk memulai sebuah bisnis baru. Alih-alih langsung melakukan transaksi bisnis, seorang pemula biasanya terjebak dengan kesibukan-kesibukan yang justru menjauhkan dirinya untuk memulai kegiatan bisnis yang sebenarnya. Kalau hanya satu-dua-tiga hari sih masih untung. Yang sering terjadi justru sampai mingguan atau bulanan tanpa melakukan riil bisnis. Anda bisa menyebut apa saja. Sibuk membuat kartu nama, sibuk memilih font atau logo perusahaan, atau sibuk memikirkan konsep bisnisnya yang adiluhung.</p><p>Memang benar untuk memulai sebuah bisnis butuh persiapan yang matang, atau seperti dikatakan Robert Spiegel, penulis buku <strong>&#8220;The Shoestring Entrepreneur’s Guide to the Best Home-Based Businesses&#8221;</strong>, bahwa mempersiapkan sebuah bisnis tak ubahnya menyerut ujung pensil. Aktivitas bisnis Anda tentu bukan hanya pada seruncing apa ujung pensil Anda, tapi bagaimana Anda menggunakan pensil yang runcing itu kesuksesan bisnis anda.</p><p><span
id="more-68"></span></p><p>Kalau Anda sedang mengalami kondisi seperti itu, ada 10 langkah menurut Robert Spiegel yang perlu Anda ingat dan lakukan:</p><p><strong>#1. Buatlah List Kerja</strong><br
/> Tempelkan di tempat selalu terlihat oleh Anda. Beri tanda dan warna yang menarik perhatian. List itu merupakan &#8220;kompas&#8221; pemandu Anda untuk merintis bisnis anda berjalan dan berhasil.</p><p><strong>#2. Segeralah Melangkah</strong><br
/> Tirulah bagaimana bayi belajar jalan. Jatuh-bangun, tanpa pernah menyerah, dengan langkah-langkah kecilnya. Seperti itu pula seharusnya Anda ketika memulai sebuah bisnis. Meski sedikit, pendek, dan kecil, segeralah melangkah. Realisasikan list kerja Anda, fokuslah, karena itu akan memperkecil rasa takut dan keasingan yang Anda alami. Keraguan-raguan hanya hilang oleh tindakan.</p><p><strong>#3. Dapatkan Pelanggan atau Klien</strong><br
/> Kalau anda belum mempunyai pelanggan atau klien, Anda belum bisa dikatakan punya bisnis, Jadi, dapatkan pelanggan atau klien pertama Anda untuk memulai bisnis baru Anda. Layani, rawat, dan puaskan pelanggan pertama Anda.</p><p><strong>#4. Lupakan Kesempurnaan</strong><br
/> Tidak mungkin Anda mengharapkan segala sesuatunya berjalan sempurna ketika awal-awal Anda merintis bisnis baru Anda. Pasti ada saja masalah dan rintangannya. Tapi tidak apa, itu biasa dan sangat wajar. Di sini, sikap realistis dan kesabaran Anda sangat dibutuhkan.</p><p><strong>#5. Pilihlah Karyawan Pekerja Keras</strong><br
/> Sangat penting di awal-awal merintis usaha baru Anda, Anda dikelilingi oleh orang-orang yang semangat dan pekerja keras. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang penuh gairah sehingga semakin menambah amunisi kerja bisnis Anda.</p><p><strong>#6. Bicaralah Soal Bisnis</strong><br
/> Kondisikan diri Anda dalam dunia bisnis dan sebagai pebisnis. Ganti pilihan kata dan bahasa Anda dalam kehidupan sehari-hari. Bicarakan perusahaan Anda sebagai bisnis, bukan tentang sebuah bisnis. Yakinkan diri Anda sendiri bahwa Anda sedang menjalankan sebuah bisnis. Sebab, kalau Anda sendiri tidak yakin dengan bisnis Anda, bagaimana Anda bisa mengharapkan orang lain yakin. Jangan katakan kata-kata yang menunjukkan Anda (seperti) tidak serius dalam bisnis. Misalnya saja, &#8220;Saya sedang berusaha memulai bisnis&#8221;. Katakan &#8220;<strong>Ini bisnis saya</strong>&#8220;.</p><p><strong>#7. Hargai Diri Anda</strong><br
/> Kita semua menyukai penghargaan. Ini saatnya untuk jujur pada diri sendiri, setiap minggu sekali, tanyakan pada diri Anda apakah Anda sudah melakukan sesuatu yang layak untuk dihargai, sesuatu yang nyata berpengaruh terhadap kemajuan bisnis Anda.  Jangan sungkan-sungkan untuk merayakannya.</p><p><strong>#8. Jadikan Semuanya Accountable</strong><br
/> Temukan rekan bisnis, organisasi atau pemilik usaha lain yang bisa, langsung ataupun tidak langsung, mengawasi bisnis baru Anda. Langkah ini penting agar Anda selalu terdorong untuk melakukan langkah-langkah serius yang bisa dipertanggungjawabkan. Langkah ini juga membuat Anda selalu berada di jalur tujuan bisnis Anda.</p><p><strong>#9. Antisipasi Perkembangan Zaman</strong><br
/> Pastikan kalau bisnis Anda tidak ketinggalan zaman. Itulah mengapa Anda disarankan tidak lama-lama menghabiskan waktu untuk meruncingkan ujung pensil Anda. Sebab yang lebih penting adalah melakukan sesuatu untuk bisnis Anda. Di sini, Anda harus peka terhadap perkembangan zaman.</p><p><strong>#10. Ingatlah Mimpi Anda</strong><br
/> Ketika bisnis Anda sudah mulai berjalan, jangan takut untuk keluar dari &#8220;zona aman&#8221; Anda. Katakan pada diri Anda, <strong>&#8220;Sekarang saya sudah punya bisnis sendiri. Saatnya membesarkan bisnis saya&#8221;</strong>. Merubah tujuan dan menciptakan mimpi baru juga bisa menyegarkan semangat Anda seperti awal mula merintis bisnis baru Anda.</p><p>Selamat mencoba! Semoga berhasil.</p><p><em>Sumber : Bentrepreneur, Februari 2007 </em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/tips-memulai-bisnis-baru.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>41</slash:comments> </item> <item><title>Cabut Menjadi Orang Gajian</title><link>http://hilmiarifin.com/cabut-menjadi-orang-gajian.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/cabut-menjadi-orang-gajian.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 03 Jul 2007 00:37:26 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[Life]]></category> <category><![CDATA[memulai bisnis]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[Today's Lesson]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/cabut-menjadi-orang-gajian/</guid> <description><![CDATA[Ketika banyak orang belum mempunyai pekerjaan tetap, bahkan sarjana pun masih banyak yang menganggur, sebagian orang justru meninggalkan pekerjaannya. Meski jumlahnya kecil, namun keberanian mereka cabut menjadi orang gajian seharusnya mampu menjadi inspirasi bagi mereka yang belum mendapat pekerjaan atau mereka yang sudah bekerja tapi merasa belum mapan. Menciptakan pekerjaan atau menjadi bos diri sendiri [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Ketika banyak orang belum mempunyai pekerjaan tetap, bahkan sarjana pun masih banyak yang menganggur, sebagian orang justru meninggalkan pekerjaannya. Meski jumlahnya kecil, namun keberanian mereka cabut menjadi orang gajian seharusnya mampu menjadi inspirasi bagi mereka yang belum mendapat pekerjaan atau mereka yang sudah bekerja tapi merasa belum mapan. Menciptakan pekerjaan atau menjadi <a
href="http://hilmiarifin.com/be-your-own-bossstart-working-at-home/">bos diri sendiri</a> lebih baik ketimbang mencari pekerjaan atau bekerja pada orang lain.</p><p><span
id="more-62"></span></p><p>Di dunia maya tentu tidak asing lagi nama <a
href="http://www.isnaini.com" target="_blank">Isnaini</a>, yang <a
href="http://www.isnaini.com/2007/05/01/hampir-sebulan-gak-posting-kemana-aja/" target="_blank">mundur</a> dari pekerjaannya untuk menekuni dunia blog. Kemudian ada nama <a
href="http://www.thegadgetnet.com" target="_blank">Budi Putra</a> seorang wartawan majalah Tempo yang mengundurkan diri untuk menjadi <a
href="http://www.thegadgetnet.com/2007/03/05/jadi-blogger-profesional-sebuah-pilihan/" target="_blank">blogger profesional</a>. Selain itu ada <a
href="http://www.kmtf.ft.ugm.ac.id/2006/10/profil/profil-nukman-luthfie-teknik-nuklir-83/" target="_blank">Nukman Luthfie</a> yang menjadi <a
href="http://virtual.co.id" target="_blank">pebisnis online</a> setelah mundur dari pekerjaannya.</p><p>Memiliki kebebasan, baik waktu maupun finansial adalah alasan yang banyak dikemukakan oleh mereka yang mundur dari pekerjaan tetapnya. Mereka ini yakin bahwa salah satu jalan untuk mencapainya adalah dengan menjadi pengusaha atau bos diri sendiri. Maka tidaklah aneh jika banyak eksekutif yang juga melakukannya. Sebut saja Herman Then Kek Khian yang mundur sebagai salah satu petinggi Mobile-8. Lalu, Ananto Pratikno mundur dari jabatan Direktur Eksekutif Nielsen Media Research, dan memilih menjadi pewaralaba GwGuyur; sebuah waralaba pencucian sepeda motor.</p><p>Andapun masih bisa mendapatkan banyak contoh orang-orang yang sudah mapan dalam pekerjaannya, namun justru mundur untuk memulai bisnis mereka sendiri. Seorang guru bahkan memberikan petuah <strong>&#8220;Jangan menggantungkan nasibmu pada kemurahan hati orang lain. Sandarkan hidupmu pada kemampuanmu sendiri. Berkatalah pada diri sendiri : <em>if it is up to be, it is up to me</em>&#8220;</strong>.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/cabut-menjadi-orang-gajian.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> </item> <item><title>Entrepreneurship for All</title><link>http://hilmiarifin.com/entrepreneurship-for-all.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/entrepreneurship-for-all.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 15 Feb 2007 01:10:08 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Opini]]></category> <category><![CDATA[Economics]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[mengajar]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[Personal]]></category> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/entrepreneurship-for-all/</guid> <description><![CDATA[Entrepreneurship (kewirausahaan), dalam beberapa tahun terakhir menjadi topik yang makin sering dibicarakan. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak pertengahan 1997 telah mengajarkan kepada masyarakat bahwa menggantungkan harapan kepada orang lain atau bekerja pada orang lain sudah bukan lagi pilihan utama sebagaimana yang selama ini selalu diajarkan oleh para orang tua kita sejak kita masih kecil. [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a
target="_blank" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Entrepreneurship"><em>Entrepreneurship</em></a> (<a
target="_blank" href="http://www.e-dukasi.net/modul_online/MO_11/eko206_11.htm">kewirausahaan</a>), dalam beberapa tahun terakhir menjadi topik yang makin sering dibicarakan. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak pertengahan 1997 telah mengajarkan kepada masyarakat bahwa menggantungkan harapan kepada orang lain atau bekerja pada orang lain sudah bukan lagi pilihan utama sebagaimana yang selama ini selalu diajarkan oleh para orang tua kita sejak kita masih kecil. Krisis ekonomi telah menimbulkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa jutaan pegawai. Angka pengangguran melonjak drastis. Baik mereka yang menganggur karena belum juga dapat pekerjaan, baru lulus kuliah, maupun para penganggur baru yang berasal dari perusahaan-perusahaan yang bangkrut.</p><p><span
id="more-34"></span></p><p>Di sisi lain, krisis ekonomi telah menumbuhkan &#8220;berkah&#8221; berupa lahirnya para <em>entrepreneur </em>(wirausahawan) baru. Mereka ini adalah orang-orang yang jeli melihat peluang, dan tak gamang menghadapi kesulitan-kesulitan. Ketika banyak orang meratapi nasibnya yang malang akibat terkena PHK dan tak juga dapat pekerjaan, mereka mengarahkan segenap daya dan upaya untuk menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri maupun orang lain.</p><p>Mereka menyadari bahwa jalan untuk meraih sukes, kekayaan maupun kebahagiaan bukanlah dengan menjadi kuli, melainkan menjadi bos bagi diri sendiri dan orang lain. Mereka menyadari bahwa rezeki itu sebagian besar ada di tangan pengusaha, bukan di tangan pekerja. Nabi Muhammad pernah mengatakan bahwa 9 dari 10 kekayaan berada di tangan pedagang, sedangkan sisanya yang hanya satu bagian itu dibagi-bagi di antara sekian banyak orang yang lebih memilih menjadi pekerja.</p><p>Tingkat wirausaha di Indonesia memang masih rendah bila dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Rasio kewirausahaan dibandingkan penduduk di Indonesia hanya 1:83 sedangkan di Filipina 1:66, Jepang 1:25 bahkan Korea kurang dari 20. Berdasarkan rasio secara internasional, rasio ideal adalah 1:20.</p><p>Di Indonesia, gerakan kewirausahaan sebenarnya sudah ada sejak tahun 1995. Pemerintah melalui INPRES No. 4 tahun 1995 mencanangkan sebuah Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan (GNMMK). Tujuannya adalah menumbuhkembangkan budaya kreatif, inovatif, di masyarakat baik kalangan dunia usaha, pendidikan maupun aparatur pemerintah.</p><p>Namun dalam perjalanannya, gerakan tersebut kurang mendapat dukungan. Memang ketika itu pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tinggi dan dukungan kepada pembentukan wirausahawan baru serta UKM hanya bersifat politis. Meski banyak seminar, rakor, lokakarya diadakan, namun pada akhirnya Inpres tersebut tidak lebih sekedar retorika dan tidak terinternalisasikan dalam program di instansi-instansi pemerintah baik bidang permodalan, perijinan, pemasaran, teknis, dan lain-lain.</p><p><strong>Kewirausahaan Adalah Untuk Semua Orang</strong><br
/> Ada banyak alasan untuk mengatakan hal itu. <em><strong>Pertama</strong></em>, setiap orang memiliki cita-cita, impian, atau sekurang-kurangnya harapan untuk meningkatkan kualitas hidupnya sebagai manusia. Hal ini merupakan semacam &#8220;intuisi&#8221; yang mendorong manusia normal untuk bekerja dan berusaha. &#8220;Intuisi&#8221; ini berkaitan dengan salah satu potensi kemanusiaan, yakni daya imajinasi kreatif.</p><p>baca selengkapnya <a
href='http://hilmiarifin.com/blog/wp-content/uploads/kewirausahaan.pdf' title='kewirausahaan'>kewirausahaan.pdf</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/entrepreneurship-for-all.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> </item> <item><title>Google Adsense: The Money Maker</title><link>http://hilmiarifin.com/google-adsense-the-money-maker.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/google-adsense-the-money-maker.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 12 Jan 2007 06:27:40 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Adsense]]></category> <category><![CDATA[Blogging]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Innovation]]></category> <category><![CDATA[Internet]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[News]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[Personal]]></category> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category> <category><![CDATA[Website]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/google-adsense-the-money-maker/</guid> <description><![CDATA[If ever you felt you need more money to augment your current income, Google Adsense is your answer. To be sure, simply displaying Google Adsense ads in your website will not fetch you cash. Of course you need a website, preferably one that concerns a fair amount of populace, but that is just the beginning. [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>If ever you felt you need more money to augment your current income, Google Adsense is your answer. To be sure, simply displaying Google Adsense ads in your website will not fetch you cash. Of course you need a website, preferably one that concerns a fair amount of populace, but that is just the beginning. It is important that you strive hard to bring sizable traffic to your site.</p><p><span
id="more-21"></span></p><p><strong>What is Google Adsense?</strong><br
/> Briefly, Google Adsense is all about display of Adwords ads on content sites that are part of Google network. In effect, two things happen in conjunction with one another. First, PPC (pay per click) advertisers using Adwords ad campaign have to opt for placement of their ads in content sites (the other option is search sites). Second, individual website owners must enroll with Google to qualify for displaying Adwords ads.</p><p>Google Adsense is thus an interface whereby enrolled web publishers agree to place Google Adwords ads on their websites in return for revenue that results when those ads are clicked on. In other words, the money so collected by Google from Adwords advertisers is shared between Google itself and website owners where the clicks have occurred. Google Adsense is therefore a win-win situation for both parties at no additional cost to website owners.</p><p>Let us now explore how you can maximize your earning through Google Adsense.</p><p><strong>How to present your Google Adsense ads?</strong><br
/> For an answer, we will turn to Google Adsense help center [www.google.com/support/adsense/bin/static.py?page=tips.html#17954]. There is a pictorial presentation, called &#8216;heat map&#8217;, that elucidates ideal places for locating Google Adsense ads. In short, here are main points to consider:</p><ol><li>Ads appearing above the fold tend to perform better.</li><li>Place ads directly above (the hottest place) and below content.</li><li>Place ads as close to content and navigational pane, left side being more preferable.</li><li>Place Google Adsense ads on content pages, if not on all pages of your website.</li><li>Combine multiple ad units on every content page, focusing specially on rectangular boxes and skyscrapers and even link units, the latter in case of space constraint.</li><li>A big advantage with Google Adsense ads is that you can use any color combination to display the ads. Experts suggest it is better to merge ad background with background color of your webpage. Further, consider using same color for text and link as that of your webpage.</li></ol><p><strong>Maximize gain with Google Adsense ads</strong><br
/> Like any money-making venture, you have to work incessantly to maximize your earnings from Google Adsense ads. After you have ensured proper appearance of Google Adsense ads on your webpage, the next thing to consider is organizing the ads in such a way that viewers are enticed to click on them. The main issue here is theme (or shall we say &#8216;niche&#8217;) of your content page and that of Google Adsense ads must coincide. For example, if the content page relates to the niche &#8216;traveling in Himalayas&#8217;, the Google Adsense ads shown need to center around this niche.</p><p>But all niches may not be popular. Therefore the trick is to discover those niche keywords that people frequently search for. There are many free and paid tools in the market that let you unravel popular search terms. None is more elaborate and helpful than the Adwords Keyword Tool. When you use the tool, try to dig out your niche keywords and build keyword-enriched content pages. Google Adsense ads appearing in those content pages are likely to be more successful in terms of visitors&#8217; inclination to click on them.</p><p><strong>Adsense &#8211; Google&#8217;s bounty</strong><br
/> There are many tales that do the rounds as to how much Google Adsense will fetch you. A recent story (Google&#8217;s hidden payroll, USAToday.com, March 28, 2006) cites quite a few examples of more than thousand dollars income per month through Google Adsense. Google itself flaunts success stories [www.google.com/adsense/success] aimed at new publishers. Be that as it may, there is no doubt that web publishers can indeed reap rich bonanza with Google Adsense.</p><p><em>by Josh</em></p><p>About the Author<br
/> Article by Josh &#8211; <a
href="mailto:admin@hostingfrenzy.com">admin@hostingfrenzy.com</a><br
/> Josh is the webmaster of <a
href="http://www.hostingfrenzy.com/">www.hostingfrenzy.com</a><br
/> Visit his site for a comprehensive web hosting directory, articles, tools, and much more.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/google-adsense-the-money-maker.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>8</slash:comments> </item> <item><title>Be Your Own Boss, Start Working At Home</title><link>http://hilmiarifin.com/be-your-own-bossstart-working-at-home.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/be-your-own-bossstart-working-at-home.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 27 Nov 2006 03:41:53 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Adsense]]></category> <category><![CDATA[Economics]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/2006/11/27/be-your-own-bossstart-working-at-home/</guid> <description><![CDATA[Do you want to start a home based business? Is it your dream to run your own show so that you never again have to listen to your boss? If this sounds like you, you are in a group of thousands of other people. It is safe to say that in some point in everyones [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Do you want to start a home based business? Is it your dream to run your own show so that you never again have to listen to your boss? If this sounds like you, you are in a group of thousands of other people. It is safe to say that in some point in everyones life they dream of running their own business. The benefits and advantages of having a home based business are many. If you are lucky enough to ever have this chance you should really revel in it. Remember, not everybody can be so lucky.</p><p><span
id="more-17"></span></p><p>But you are probably asking yourself if you can really have success with a home business. The answer to this question is simple, yes. If you know what you are doing and take your time, you can have success running a home business. Unfortunately, it is not always as easy as it may seem. You are going to run into problems from the very beginning, and there are going to be times when you think about giving up.</p><p>The first thing that you need to do when setting up a home business is to make a decision on what you want to concentrate on. In other words, what is your business going to do? This is a question that can sometimes be hard to answer. The majority of people want to do something that they like, but at the same time they do not know how to get started. You need to remember that in order for your home business to be a success you have to like what you are doing. If you dont like your home business idea, why move forward in the process? You will simply end up in the same situation that you are in with your current job.</p><p>Also, a successful home business needs time to grow. You should never think that you are going to take off within a couple days of opening up shop. It is going to take you a bit of time to get your bearings and take off. For this reason, patience is very important to the success of your home business. With patience you will be able to wait out the rough times that are bound to show up time and time again. No home business starts making big time money in the first day. But if you take your time you will get to where you want to be.</p><p>Overall, you can have a lot of success with a home business. It may not be easy at first, but as time goes by you will become comfortable with what you are doing. Sooner or later you will be making profits on your own.</p><p><em>by Tom Lindstrom </em></p><p>Article Source: <a
target="_blank" href="http://www.exclusive-article.com">http://www.exclusive-article.com</a></p><p>Start your own homebased business the easy way. Marketingtips and proven strategies available at <a
target="_blank" href="http://www.tlmarketing.net/">http://www.tlmarketing.net</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/be-your-own-bossstart-working-at-home.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> </item> <item><title>Pasar Tradisional vs Pasar Modern</title><link>http://hilmiarifin.com/pasar-tradisional-vs-pasar-modern.html</link> <comments>http://hilmiarifin.com/pasar-tradisional-vs-pasar-modern.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 27 Nov 2006 01:36:55 +0000</pubDate> <dc:creator>rifin</dc:creator> <category><![CDATA[Opini]]></category> <category><![CDATA[Economics]]></category> <category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category> <category><![CDATA[Government]]></category> <category><![CDATA[Learning]]></category> <category><![CDATA[Online Business]]></category> <category><![CDATA[pasar modern]]></category> <category><![CDATA[pasar tradisional]]></category><guid
isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/2006/11/27/pasar-tradisional-vs-pasar-modern/</guid> <description><![CDATA[Memang tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan pasar modern dewasa ini sudah menjadi tuntutan dan konsekuensi dari gaya hidup modern yang berkembang di masyarakat kita. Tidak hanya di kota metropolitan tetapi sudah merambah sampai kota kecil di tanah air. Sangat mudah menjumpai minimarket, supermarket bahkan hipermarket di sekitar tempat tinggal kita. Tempat-tempat tersebut menjanjikan tempat belanja [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Memang tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan pasar modern dewasa ini sudah menjadi tuntutan dan konsekuensi dari gaya hidup modern yang berkembang di masyarakat kita. Tidak hanya di kota metropolitan tetapi sudah merambah sampai kota kecil di tanah air. Sangat mudah menjumpai minimarket, supermarket bahkan hipermarket di sekitar tempat tinggal kita. Tempat-tempat tersebut menjanjikan tempat belanja yang nyaman dengan harga yang tidak kalah menariknya. Namun di balik kesenangan tersebut ternyata telah membuat para peritel kelas menengah dan teri mengeluh. Mereka dengan tegas memprotes ekspansi yang sangat agresif dari peritel kelas besar itu.</p><p><span
id="more-26"></span></p><p>Protes yang dilakukan para peritel berkantong tipis tersebut sebenarnya lebih ditujukan kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, sebagai pengambil kebijakan untuk mengatur persaingan yang lebih fair. Memang, setelah peritel kelas kakap saling tidak mau kalah dalam mengembangkan bisnisnya di berbagai tempat, termasuk ke wilayah permukiman melalui minimarket, tidak sedikit pengecer atau toko kelontong yang merasa omset penjualannya menurun.</p><p>Keberadaan pasar, khususnya yang tradisional, merupakan salah satu indikator paling nyata kegiatan ekonomi masyarakat di suatu wilayah. Pemerintah harus concern terhadap keberadaan pasar tradisional sebagai salah satu sarana publik yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Perkembangan jaman dan perubahan gaya hidup yang dipromosikan begitu hebat oleh berbagai media telah membuat eksistensi pasar tradisional menjadi sedikit terusik. Namun demikian, pasar tradisional ternyata masih mampu untuk bertahan dan bersaing di tengah serbuan pasar modern dalam berbagai bentuknya. Kenyataan ini dipengaruhi oleh beberapa sebab.</p><p><strong>Karakter/Budaya Konsumen</strong>. Meskipun informasi tentang gaya hidup modern dengan mudah diperoleh, tetapi tampaknya masyarakat masih memiliki budaya untuk tetap berkunjung dan berbelanja ke pasar tradisional. Terdapat perbedaan yang sangat mendasar antara pasar tradisional dan pasar modern. Perbedaan itulah adalah di pasar tradisional masih terjadi proses tawar-menawar harga, sedangkan di pasar modern harga sudah pasti ditandai dengan label harga. Dalam proses tawar-menawar terjalin kedekatan personal dan emosional antara penjual dan pembeli yang tidak mungkin didapatkan ketika berbelanja di pasar modern.</p><p><strong>Revitalisasi Pasar Tradisional</strong>. Pemerintah seharusnya serius dalam menata dan mempertahankan eksistensi pasar tradisional. Pemerintah menyadari bahwa keberadaan pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. Perhatian pemerintah tersebut dibuktikan dengan melakukan revitalisasi pasar tradisional di berbagai tempat. Target yang dipasang sangat sederhana dan menyentuh hal yang sangat mendasar. Selama ini pasar tradisional selalu identik dengan tempat belanja yang kumuh, becek serta bau, dan karenanya hanya didatangi oleh kelompok masyarakat kelas bawah. Gambaran pasar seperti di atas harus diubah menjadi tempat yang bersih dan nyaman bagi pengunjung. Dengan demikian masyarakat dari semua kalangan akan tertarik untuk datang dan melakukan transaksi di pasar tradisional.</p><p><strong>Regulasi</strong>. Pemerintah memang mempunyai hak untuk mengatur keberadaan pasar tradisional dan pasar modern. Tetapi aturan yang dibuat pemerintah itu tidak boleh diskriminatif dan seharusnya justru tidak membuat dunia usaha mandek. Pedagang kecil, menengah, besar, bahkan perantara ataupun pedagang toko harus mempunyai kesempatan yang sama dalam berusaha.</p><p>Persaingan antar peritel di Indonesia sebenarnya tidak sesederhana yang dibayangkan orang. Persaingan tidak hanya terjadi antara yang besar melawan yang kecil, melainkan juga antara yang besar dengan yang besar, serta yang kecil dengan yang kecil. Pemerintah sebagai regulator harus mampu mewadahi semua aspirasi yang berkembang tanpa ada yang merasa dirugikan. Pemerintah harus mampu melindungi dan memberdayakan peritel kelas teri karena jumlahnya yang mayoritas. Di lain pihak, peritel besar pun mempunyai sumbangan besar dalam ekonomi. Selain menyerap tenaga kerja, banyak peritel besar yang justru memberdayakan dan meningkatkan kualitas ribuan pemasok yang umumnya juga pengusaha kecil dan menengah. Belum lagi konsumen yang kian senang menjadi raja yang dimanja. Bagi pemerintah, mencari keseimbangan antara yang besar dan yang kecil ini memang tidak mudah.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://hilmiarifin.com/pasar-tradisional-vs-pasar-modern.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>20</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 14/26 queries in 0.012 seconds using disk: basic
Object Caching 1473/1494 objects using disk: basic

Served from: hilmiarifin.com @ 2012-05-22 12:59:04 -->
