Dalam sebuah perjalanan dinas, seorang manajer dan stafnya yang masih muda menumpang kereta api jurusan Bandung-Jakarta. Tempat duduk yang tersisa hanyalah di depan wanita muda yang cantik dan neneknya. Sang manajer dan stafnya duduk berhadapan dengan kedua wanita tersebut (bangku kereta mirip kelas ekonomi sekarang). Sementara kereta api berjalan, keempat orang ini mencoba menyesuaikan diri
Posts tagged as:
Hilmi Arifin, biasa dipanggil 
