≡ Menu
hilmiaRIFIN

PNS harus IKHLAS

in Government

Pegawai Negeri SipilPegawai Negeri Sipil masih identik dengan birokrasi yang berbelit-belit, lamban dalam menyelesaikan pekerjaan, menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi, sigap mencari amplop dan sabetan, datang ke kantor paling akhir tapi pulang paling awal, dan sering keluyuran saat jam kerja.

Stigma negatif di atas tidak menyurutkan minat sebagian besar orang Indonesia menjadi PNS. Bekerja sebagai PNS tetaplah sebuah dambaan, sehingga setiap ada penerimaan CPNS pesertanya selalu membludak. Fasilitas yang ditawarkan kepada PNS sepintas bisa dibilang sangat menggiurkan. Tak perlu kerja ngoyo tapi gaji naik setiap tahun, jam kerja pendek dan susah diberhentikan. Tak heran jika kemudian orang melakukan apapun untuk menjadi seorang PNS.

Birokrasi harus melakukan perubahan. PNS harus mempersiapkan diri untuk berpikir yang lebih responsif, proaktif, bertanggung jawab, dan lebih bersih. PNS sejatinya adalah pelayan masyarakat yang digaji dengan uang rakyat. Ketika telah menjadi PNS, dia harus memberikan dengan setulus hati seluruh kemampuan yang dimilikinya untuk melayani masyarakat. Keikhlasan seorang PNS benar-benar menjadi amat penting dan akan membuat pekerjaannya sangat mudah, indah, dan jauh lebih bermakna.

Lebih dari itu, enam huruf yang membentuk kata ikhlas menyiratkan makna mendalam. Ilmu, Kreatif, Handarbeni, Learning, Amanah, dan Sederhana yang merupakan penjabaran dari huruf-huruf pembentuk kata ikhlas harus benar-benar menjadi jiwa dan semangat para PNS dalam bekerja menjadi pelayan masyarakat sehingga mampu menghapus citra negatif PNS di negara ini.

Ilmu merupakan modal dan kunci untuk membuka pintu kebaikan dan kesuksesan, serta mampu menjawab pertanyaan dan masalah di dunia. Dengan demikian, sudah menjadi harga mati kalau seorang PNS harus berilmu. Ilmu amatlah luas, karenanya seorang PNS harus mau terus belajar untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama pada era globalisasi seperti saat ini. Seorang PNS yang berilmu dan mau belajar biasanya memiliki sikap rendah hati. Ketika melihat dirinya, maka dia akan merasa bahwa dirinya masih perlu belajar. Semakin banyak belajar justru dia akan menemukan berbagai kekurangan yang ada dalam dirinya.

Kreatif adalah syarat kedua bagi seorang PNS. Robert W. Olson, dosen psikologi di Saddleback College California, menerangkan bahwa kreatif adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu, dan tujuan dari kreatif yang dimaksud adalah perubahan keadaan menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Kreatif juga bisa diartikan Kere-Aktif, yaitu bisa menciptakan kemungkinan-kemungkinan dari keterbatasan yang dimiliki. Seorang PNS akan selalu berhadapan dengan masalah. Kondisi ini menuntut PNS berpikir kreatif dalam mencari ide-ide untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Kreativitas menjadi pembeda seorang PNS dengan PNS lainnya dalam mencari solusi atau menghasilkan ide-ide terobosan untuk kemajuan masyarakatnya. Dan yang paling penting, PNS yang kreatif tidak akan mudah menyerah, karena dia selalu memiliki solusi alternatif.

Handarbeni adalah syarat lain yang wajib dimiliki seorang PNS. Rasa handarbeni atau rasa memiliki tersebut akan mewarnai pekerjaannya pada saat sudah menjadi PNS. Sehingga seluruh potensi dan gagasan yang ada pada dirinya akan digunakan hanya untuk memajukan daerahnya, khususnya dalam hal melayani masyarakat. Selanjutnya rasa handarbeni itu akan diiringi rasa hangkrungkebi. Dia sangat tidak rela masyarakatnya kehilangan jati diri dan/atau tertinggal dari daerah lain.

Learning atau pembelajaran merupakan sebuah proses belajar seumur hidup. Seorang PNS harus mempunyai kemauan untuk belajar seumur hidup, sehingga dia dapat dan harus terbuka untuk ide-ide baru, keputusan, keterampilan atau perilaku yang semakin berkembang. Kemauan belajar dalam berbagai konteks akan menjadikan seorang PNS lebih dinamis, lebih mampu bereaksi dengan cara yang cerdas untuk suatu iklim yang berubah dengan cepat.

Amanah menjadi sifat wajib berikutnya yang harus dimiliki. PNS yang amanah akan bertanggungjawab atas kepercayaan yang dibebankan masyarakat kepadanya. Sikap amanah seorang PNS ditunjukkan dengan tidak memanfaatkan kedudukannya untuk kepentingan dirinya, keluarganya, atau golongannya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dia akan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kesejahteraan masyarakat yang telah memberinya amanah.

Sederhana adalah bagian dari dua kata yang dapat memberantas korupsi, yaitu hidup sederhana. Tidak hanya untuk menghapus korupsi, perilaku hidup sederhana merupakan cara paling efektif dan efisien dalam menghapus niat untuk melakukan korupsi. Seorang PNS harus memilih hidup sederhana sebagai pilihan yang membanggakan, bukan sebagai keterpaksaan. Tidak ada definisi yang tegas dan pasti akan makna hidup sederhana. Namun seseorang dapat dianggap berperilaku hidup sederhana apabila tidak terjebak dalam pola hidup konsumerisme yaitu suatu gaya hidup yang menganggap bahwa kebahagiaan personal hanya dapat dicapai dengan cara mengkonsumsi, membeli dan memiliki apapun yang diinginkan melebihi batas kebutuhan dasar. Kita bisa mencontoh gaya hidup jutawan dan milyarder di Amerika sebagaimana hasil survei Stanley & Danko yang dimuat dalam bukunya The Millionaire Next Door (1998). Ciri khas gaya hidup mereka antara lain tidak pernah gonta-ganti mobil kalau yang ada masih berfungsi baik. Tidak memakai baju dan arloji mahal. Dan rumah mereka relatif sederhana dibanding status kekayaan mereka. Kalau kalangan jutawan Amerika dapat menikmati hidup sederhana, mengapa kita tidak?

Saya yakin bahwa sebagai anak bangsa, baik posisi kita ada di dalam maupun di luar institusi pemerintah, kita ingin dan sama-sama berjuang membuat republik kita ini lebih baik, lebih maju, lebih sejahtera dan disegani bangsa-bangsa lain. Masih banyak “PNS-PNS lurus” yang siap melakukan perbaikan di negeri ini. Mari kita melakukan perbaikan semampu kita, baik dengan lisan, hati maupun dengan tangan. Dan jangan lupa untuk mensyukuri segala nikmat dan keadaan yang sudah diberikan Tuhan kepada kita. Kita awali ikhtiar kita dengan menjadi PNS yang bekerja dengan ikhlas, yaitu menjadikan diri kita ikhlas menjadi pelayan bagi kebaikan orang lain. Bekerja ikhlas apa adanya bukan karena ada apanya.

0 comments… add one

Leave a Comment