Tagged as: Learning, News, Personal, Tips and Tricks, Today's Lesson, Traveling
Pengalaman Membuat Paspor
Previous post: Hadiah untuk Orang yang Bertaqwa
Next post: Never Ending Blogging
Previous post: Hadiah untuk Orang yang Bertaqwa
Next post: Never Ending Blogging
{ 43 comments… read them below or add one }
← Previous Comments
ngomong2 bikin passport saya jadi ingat waktu beberapa waktu kemaren,katanya buat passport sendiri gampang.ternyata susahnya minta ampun padahal saya sudah mengikuti prosudur,pusssssssssing deh dah gitu banyak calo lagi
3 hari yang lalu saya baru ngurus passport di imigrasi jogja, meskipun KTP saya jawa-timur namun sekarang kebijakan DIrjen Imigrasi udah mulai longgar utk menindak pelaku pembuat passport ganda. Pelayanan di Imigrasi Jogja alhamdullialah baik sekali dan mereka ramah sekali, hanya ketika pertama datang dan menanyakan info tentang passport ada salah satau staff cewek yang jawabnya agak asala “Mangap” aja, tapi hari kedua aku kesitu dia dah ramah kok. apalagi bagian foto dan sidik jari, mas Yanu dan mbak Ika, mereka ramah dan sanatai dengan saya seolah-olah udah kenal lama bgt. Hanya pada Bagian Interview staff yang berinisial SYT sempat berkata begini dengan saya “ngapain transkip nilai kamu lampirkan segala, imigrasi bukan tempat utk nglamar kerja, daripada bawa gituan mending kasihlah beberapa jatah(uang) buat kami”. sejenak saya terdiam karena saya memang orang ga mampu yang waktu itu hanya bawa uang seribu doang utk bayar parkir, namun ku tetap jawab “saya sengaja bawa semua pak, kali aja imigrasi butuh kan ga usah bolak-balik”. total passportku jadi dalam waktu 4 hari kerja dengan total biaya :
formulir : Rp. 7.000,-
Passport : Rp. 270.000,-
Cover Passport : Rp. 5.000,-
total : Rp. 282.000,- tanpa maklar(agen)
sebetulnuya Durjen Imigrasi sudah mulai meningkatkan pelayanan pada semua kantor Imigrasi di Tanah Air, hanya memang agen yang lebih pantas saya anggap calo aja yang kurang tertib dan kurang sopan. walaupun mereka agen dan bawa costumer seharusnya tetep antri utk interview dan foto. yang ada di lapangan, ketika costumer agen tersebut datang di imigrasi langsung dapat giliran foto, sebab staff bagian foto didesak oleh sang maklar agar mendahulukan costumernya, sedang saya yang antri hanya diantar oleh Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW penuh dengan kesabaran meski diserobot. yang saya tau ada dua calo/maklar di imigrasi jogja, 1 cewek dan 1 cowok.
Terima kasih atas kesediaannya berbagi pengalaman
sama-sama mas Rifin. semoga semua dapat mengurus passport dengan mudah.
Ini berita dari Jawa Pos
SURABAYA – Dalam waktu dekat masyarakat yang akan mengurus paspor tidak perlu bersusah payah mendatangi kantor imigrasi. Sebab, tak lama lagi pengurusan paspor bisa dilakukan melalui internet. Saat ini imigrasi menyiapkan website untuk mendukung fasilitas tersebut.
Caranya cukup mudah. Pemohon tinggal mengirimkan permohonan dan mengisi data pribadi ke website imigrasi yang kini alamatnya sedang dibikin. Dalam website itu sudah ada petunjuk yang harus diisi, seperti halnya dalam formulir yang biasa diperoleh di kantor imigrasi.
Data yang masuk akan diproses oleh petugas imigrasi yang setiap saat membuka internet. Pengiriman data dari satu meja ke meja juga dilakukan secara online. Dengan sistem ini, pemohon baru bertatap muka dengan petugas imigrasi hanya saat diwawancarai, tanda tangan, dan pemotretan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Status Keimigrasian (Lantuskim) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus, Surabaya Pujo Sulistio mengatakan, pengurusan paspor melalui internet merupakan salah satu upaya memangkas rantai birokrasi yang panjang. “Program ini segera kami resmikan. Tunggu saja,” katanya.
Selain menyediakan layanan paspor melalui internet, imigrasi berencana mempermudah pembayaran. Dalam waktu dekat, pemohon paspor bisa membayar melalui ATM yang ditunjuk pihak imigrasi.(din/jpnn/oni)
Kabar terakhir yang saya terima, akan launching tanggal 5 Maret 2008
waw… thx buat infonyah.. ternyata gampang ya…
bkin ah..
Untuk informasi bagi teman-teman semua… Kantor Imigrasi Surabaya pada bln Februari 2008 akan meluncurkan website yang berisi permohonan paspor melalui internet. Pemohon akan menginput sendiri data-data pribadi, sehingga kasus yang terjadi pd sdr ilmi dapat dihindari. Input data tersebut diattach dengan scanning persyaratan. Pemohon akan diberikan kebebasan memilih tanggal yg dia inginkan utk dpt dtg ke kantor imigrasi surabaya apabila pd tgl tsb penuh (kanim surabaya memiliki kuota 400 pemohon perhari) maka pemohon hrs memlih tgl lain atau diserahkan pd kanim surabaya utk memilihkan tgl. Pemohon akan diberikan booking seat, sebaiknya pemohon datang pada tgl yg telah ditentukan. Apabila pemohon tdk hadir maka permohonan tsb hangus dan pemohon hrs mengulang pendaftaran dari awal. Demikian sedikit info dr saya semoga dapat berguna
Terima kasih atas infonya mas Joni. Memang, teknologi harus bisa dimanfaatkan untuk mempermudah dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Saya ingin membuat passport dan ini merupakan pertama kalinya saya membuat passport..saya ingin tanya untuk link alamat website kantor imigrasi di surabaya apa yach? karena saya bekerja dan tidak memungkinkan saya untuk bolak balik kantor imigrasi.thanks atas jawabannya.
Tika
assalamu’alaikum
setelah mendengar cerita mas rofi, saya jadi ingin tanya, tapi sebelumnya saya ingin sedikit cerita, saya punya teman di pakistan tepatnya di rawalpindi, kami sering berkomunikasi via email, phone, chatting. sekarang keluarganya mengundang saya untuk berkunjung ke kediaman mereka, tapi saya bilang saya hanya punya passport dan dia bilang, akan mengurus semuanya untuk saya pergi kesana, apa bisa? saya rasa saya juga harus terlibat dalam pengurusan semua dokumen, seperti datang ke kedubes, bagaimana saya harus mengurus visanya, teman saya bilang dia tahu untuk bagaimana cara- caranya, tapi saya juga harus cari tahu, biar tenang. jadi apakah saya harus urus sendiri dan meminta teman saya itu untuk mengirim uangnya saja ataukah dia bisa mengurusnya untuk saya?
terima kasih
mas,mo nanya nih persyaratan dokumennya apa harus menunjukkan yang asli? coz akte kelahiran saya lagi ‘tersesat’ entah dimana
hikz…cuma ada legalisirnya doank,apa bisa dipake?
pada saat memasukkan formulir pendaftaran memang diminta menunjukkan semua dokumen aslinya, tapi langsung dikembalikan. so, yang dikumpulkan hanya fotocopinya saja. kalo pake legalisir saya belum tahu boleh atau tidak. coba aja langsung menanyakan ke kantor imigrasi melalui telpon terlebih dulu.
Terimakasih atas informasi2nya. ingin berbagi info juga:
Saya baru saja menyelesaikan pembuatan paspor 48 hlm. di Kantor Imigrasi Beos Kota, Jakarta Barat.
Mengajukan permohonan hari Jumat tanggal 21/09
Datang kembali untuk bayar, wawancara, foto, sidik jari: hari selasa tanggal 25/09
Ambil pasor jadi: hari Jumat tanggal 28/09.
Biaya: 270rb rph (hanya bayar satu kali di kasir)
Lama pengerjaan efektif: 6 hari kerja
Pengerjaan yang menunggu (antri) paling lama:
- memasukkan formulir permohonan karena menunggu antrian
(tips: datanglah pagian untuk mengambil nomor antrian lebih awal)
Paling cepat: wawancara
Kesan:
Mulai dari permohonan sampai foto dan sidik jari: lancar2 saja.
Yang membosankan saat mengambil paspor, para Calo tersenyum ria, begitu akrabnya dengan petugas loket. Tidak bisa terhindarkan, calo pasti happy karena demand sangat tinggi, lahan untuk mendapatkan pendapatan tambahan ternganga lebar. Sangat terlihat jika petugas loket menahan sebentar saja, pemohon sudah menjerit dan mengemis2 minta cepat selesai. Apalagi bagi mereka yang warga keturunan karena khawatir diminta surat2 tambahan ini itu. Para karyawan biro jasa seperti anak emas karena ‘tampaknya’ di belakang antar Bos sudah menjalin kong x kong.
Dan menurut saya pekerjaan ini sangat-sangatlah mudah dengan profit menggiurkan.
Jadi untuk pemohon yang menggunakan jalur resmi, bersabar saja, datang agak sorean saja saat pengambilan, karena paspor yang bukan lewat calo dibagikan pada saat2 terakhir loket mau tutup dengan harapan jika ada yang ingin melakukan ‘percepatan’, petugas loket mendapatkan keuntungan. Wajah ‘kemakmuran’ mereka mencerminkan hal itu. Jika kita mendesak alasan mereka paspor masih di atas (di kantor atasan) padahal jelas2 tertumpuk dalam map kuning ada di depan Anda!
Tips: berikan nama dan initial (atau tanda khusus) yang jelas pada Map kuning anda sehingga pada saat map itu tertumpuk di meja mereka atau saat mereka melakukan shortir, anda sudah tahu bahwa paspor anda sudah selesai (siap untuk diambil).
Salam.
Aku lagi mau urus sim international. Apa aja syaratnya? Urusnya dimana? Biayanya berapa? Thanks before….
saya akan berangkat ke Qatar. sekarang dalam masa persiapan dokumen2. diantaranya paspor….ada yg bisa kasi tau ga …KTP saya Bandung tapi mau bikin paspor di Jkt …apakah bisa? soalnya aku masih kerja di jkt…
thanks
← Previous Comments