≡ Menu
hilmiaRIFIN

Jogja Kembali Berduka

in Jogja

Belum genap satu tahun bencana gempa bumi dahsyat meluluhlantakan Jogjakarta pada hari Sabtu 27 Mei 2006, kemarin Minggu (18/2/2007) bertepatan dengan Tahun Baru Imlek, puting beliung melanda kota Jogjakarta. Meskipun hanya bersifat lokal dan berlangsung singkat, angin ribut ini menimbulkan kerusakan yang cukup parah. Angin lesus yang terjadi kemarin sore sekitar pukul 17.00, memang tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerusakan menimpa ratusan bangunan, baik rumah maupun kantor.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan paling parah ada di daerah fly over Jalan Dr. Sutomo. Kerusakan yang menimpa berbagai bangunan di daerah ini pada umumnya adalah hilangnya atap bangunan disapu angin lesus. Banyak baliho di daerah ini juga roboh, seperti yang dialami papan nama bioskop Mataram dan Laboratorium Klinik Pramita.

Daerah sekitar fly over yang juga mengalami kerusakan cukup parah meliputi Jalan Gayam dan Jalan Tunjung. Pohon-pohon besar yang berada di sisi kedua jalan tersebut roboh menutup jalan dan ada yang menimpa rumah warga.

Jogja yang selama ini adem ayem sedang mendapat ujian dari Yang Maha Kuasa. Kembali kepada diri kita masing-masing apakah mampu mengambil hikmah dari berbagai kejadian yang ada. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kemampuan kepada kita untuk tetap sabar dan tawakal serta menjadi lebih dekat kepada-Nya.

1 comment… add one
  • Danny Anderson

    mungkin ini sudah menjadi kehedak Yang Maha Kuasa untuk memberi cobaan untuk kota Jogja maupun masyarakat dan kota disekitarnya,meski banyak orang menganggap bencana ini sebagai balasan untuk orang2 yang berbuat maksiat di kota Jogja ini.Namun, bencana ini hanyalah sebagai wujud kekuasaan ALLAH SWT dan sudah menjadi suratan kehidupan saja.Dan setiap bencana pasti ada hikmahnya dan ada keuntungannya juga.

Leave a Comment