≡ Menu
hilmiaRIFIN

Etika Mengajar

in Education

Otoriter lebih berkonotasi negatif, termasuk dalam proses pembelajaran. Gaya mengajar otoriter biasanya membuat mahasiswa bosan. Lebih dari itu, mengajar dengan cara memaksa, jelas tidak membangun kesadaran. Penyampaiannya tidak argumentatif, logika dan rasionalitas tidak jelas. Oleh karenanya, konsep teoritik mengenai etika mengajar harus memenuhi beberapa persyaratan. Pertama mengajar menyampaikan sebuah kebenaran, keterbukaan, dan terdapat argumentasi. Kedua mengajar mengandung ada logika. Ketiga, mengajar tidak memaksa, namun membangun kesadaran.

Bertolak dari konsep di atas, perlu digagas kemungkinan adanya sistem mengajar yang standar untuk menjamin: (i) mengajar adalah menyampaikan sesuatu yang benar; (ii) sistem mengajarnya jelas; dan (iii) dosen menunjukkan aktualisasi profesionalismenya.

Kalau standar di atas bisa dilaksanakan, maka tujuan mengajar akan tercapai. Mengajar tidak lagi bersifat indoktrinatif atau doktriner atau imperatif, melainkan menjadi kegiatan yang sungguh-sungguh membangun otonomi, membangun kesadaran subyek yang diajar.

Di berbagai tempat upaya-upaya untuk membangun sistem itu memang masih dalam proses. Tetapi usaha-usaha yang telah dilakukan tersebut merupakan upaya positif dalam rangka membangun sistem dan institusi menurut etika mengajar. Selain itu juga mendorong terciptanya evaluasi pembelajaran yang sehat.

Sumber : www.ugm.ac.id

2 comments… add one
  • ririn eva h

    mengajar bukan hanya sekedar profesi dan kompetensi
    tapi lebih dari itu

  • Wise man said:
    Bad Teachers -> tell
    Good Teachers -> explain
    Best Teachers -> demonstrate ….
    but
    The Excellent Teachers is INSPIRE …

    Salam,

Leave a Comment