≡ Menu
hilmiaRIFIN

Cabut Menjadi Orang Gajian

in Entrepreneurship

Ketika banyak orang belum mempunyai pekerjaan tetap, bahkan sarjana pun masih banyak yang menganggur, sebagian orang justru meninggalkan pekerjaannya. Meski jumlahnya kecil, namun keberanian mereka cabut menjadi orang gajian seharusnya mampu menjadi inspirasi bagi mereka yang belum mendapat pekerjaan atau mereka yang sudah bekerja tapi merasa belum mapan. Menciptakan pekerjaan atau menjadi bos diri sendiri lebih baik ketimbang mencari pekerjaan atau bekerja pada orang lain.

Di dunia maya tentu tidak asing lagi nama Isnaini, yang mundur dari pekerjaannya untuk menekuni dunia blog. Kemudian ada nama Budi Putra seorang wartawan majalah Tempo yang mengundurkan diri untuk menjadi blogger profesional. Selain itu ada Nukman Luthfie yang menjadi pebisnis online setelah mundur dari pekerjaannya.

Memiliki kebebasan, baik waktu maupun finansial adalah alasan yang banyak dikemukakan oleh mereka yang mundur dari pekerjaan tetapnya. Mereka ini yakin bahwa salah satu jalan untuk mencapainya adalah dengan menjadi pengusaha atau bos diri sendiri. Maka tidaklah aneh jika banyak eksekutif yang juga melakukannya. Sebut saja Herman Then Kek Khian yang mundur sebagai salah satu petinggi Mobile-8. Lalu, Ananto Pratikno mundur dari jabatan Direktur Eksekutif Nielsen Media Research, dan memilih menjadi pewaralaba GwGuyur; sebuah waralaba pencucian sepeda motor.

Andapun masih bisa mendapatkan banyak contoh orang-orang yang sudah mapan dalam pekerjaannya, namun justru mundur untuk memulai bisnis mereka sendiri. Seorang guru bahkan memberikan petuah “Jangan menggantungkan nasibmu pada kemurahan hati orang lain. Sandarkan hidupmu pada kemampuanmu sendiri. Berkatalah pada diri sendiri : if it is up to be, it is up to me.

1 comment… add one

Leave a Comment