<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: BPR : Dari, Oleh dan Untuk Rakyat</title>
	<atom:link href="http://hilmiarifin.com/bpr-dari-oleh-dan-untuk-rakyat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hilmiarifin.com/bpr-dari-oleh-dan-untuk-rakyat/</link>
	<description>never too late for learning</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 04:13:56 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: valentiana</title>
		<link>http://hilmiarifin.com/bpr-dari-oleh-dan-untuk-rakyat/comment-page-1/#comment-10043</link>
		<dc:creator>valentiana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 00:12:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hilmiarifin.com/blog/2006/12/11/bpr-dari-oleh-dan-untuk-rakyat/#comment-10043</guid>
		<description>berbahagialah kita yang berkecimpung dalam industri BPR, dapat melayani wirausahawan2 sejati. namun yang harus diperhatikan adalah suku bunga yang diberikan harus dapat semurah2nya, dan itu belum terjadi. suku bunga bpr masih tinggi. saya sendiri mengelola bpr dengan niat ingin membantu para pengusaha kecil dgn memberikan bunga yang rendah namun dilain pihak dituntut oleh pemilik bank untuk bisa memberikan profit yang besar. dan saat bank umum mulai merambah sektor UMKM, banyak bpr yang menjerit karena merasa pasarnya direbut. padahal bank umum dapat memberikan bunga lebih rendah dibanding bpr. harusnya ada peraturan jelas yang memisahkan pasar bpr dan bank umum. sehingga diharapkan agar volume usaha bpr dapat bertambah dan imbasnya profit bisa besar walaupun bunga rendah. amin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>berbahagialah kita yang berkecimpung dalam industri BPR, dapat melayani wirausahawan2 sejati. namun yang harus diperhatikan adalah suku bunga yang diberikan harus dapat semurah2nya, dan itu belum terjadi. suku bunga bpr masih tinggi. saya sendiri mengelola bpr dengan niat ingin membantu para pengusaha kecil dgn memberikan bunga yang rendah namun dilain pihak dituntut oleh pemilik bank untuk bisa memberikan profit yang besar. dan saat bank umum mulai merambah sektor UMKM, banyak bpr yang menjerit karena merasa pasarnya direbut. padahal bank umum dapat memberikan bunga lebih rendah dibanding bpr. harusnya ada peraturan jelas yang memisahkan pasar bpr dan bank umum. sehingga diharapkan agar volume usaha bpr dapat bertambah dan imbasnya profit bisa besar walaupun bunga rendah. amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
