This post was published 2 years 29 days ago which may make its actuality or expire date not be valid anymore. This site is not responsible for any misunderstanding.Setelah lima bulan kost di Salemba, sejak bulan Agustus ini saya mulai kost di Depok. Kepindahan ini juga mengawali kuliah S2 saya selama setahun di UI, yang insya Allah tahun keduanya dilanjutkan di Jepang. Setelah hampir dua minggu di Depok saya merasakan ada perbedaan dengan ketika saya kost di Salemba.
Salemba: depan kost ada mesjid
Depok: jauh dari mesjid
Salemba: kost-kostan mahal, saya kost 650 ribu per bulan termasuk cuci dan setrika
Depok: saya kost cuma 300 ribu per bulan, ada dispenser plus aquanya, ada kulkasnya, kalo mau cuci+sterika tambah 75 ribu
Salemba: udaranya sudah banyak polusi
Depok: udaranya masih seger, tidak banyak polusi
Salemba: makan banyak pilihan meskipun mahal
Depok: makan murah tapi pilihannya sedikit
Salemba: ke kampus jalan kaki
Depok: ke kampus jalan kaki dan naik bis kampus
Salemba: bolak-balik Jogja-Jakarta gampang, stasiun-kost bisa naik angkot/ojek/bajaj
Depok: bolak-balik Jogja-Jakarta agak ribet, harus naik KRL dulu terus nyambung ojek
Ada yang mau menambahkan?
Hilmi Arifin, biasa dipanggil 
