This post was published 1 year 6 months 25 days ago which may make its actuality or expire date not be valid anymore. This site is not responsible for any misunderstanding.Salah satu alasan sebagian orang ingin mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah, apalagi ke luar negeri, adalah agar bisa menabung. Sebagian orang, termasuk saya, sangat berharap ketika selesai kuliah tidak hanya ilmu dan wawasan yang berkembang, namun tabungan juga bertambah. Harapan dan motivasi seperti ini muncul ketika melihat saudara, teman atau tetangga yang baru pulang dari sekolah di luar negeri dengan beasiswa langsung bisa beli mobil atau bahkan membangun rumah.
Indahnya harapan tak seindah kenyataan. Paling tidak itu yang saya alami. Sudah hampir satu tahun saya melanjutkan sekolah dengan beasiswa. Namun, boro-boro menyisihkan dana beasiswa untuk ditabung, saya justru sering menggerogoti tabungan untuk mencukupi kebutuhan sekolah. Bahkan gaji yang seharusnya bisa utuh, karena sudah ada beasiswa, ternyata ikut tersedot juga.
Memang, kondisi saya agak berbeda. Saya harus pulang pergi Jakarta-Jogja, karena saya sekolah di Jakarta sementara istri di Jogja. Biaya transportasi wira-wiri inilah yang paling besar dalam biaya sekolah saya. Untunglah ada beasiswa ini yang bisa sedikit membantu ongkos jalan saya. Kondisi tersebut membuat saya tidak pernah berpikir lagi untuk bisa menabung dari beasiswa yang saya peroleh.
Bagaimana dengan Anda?
Hilmi Arifin, biasa dipanggil 

{ 1 trackback }