February 2007

Jogja Kembali Berduka

by rifin on February 19, 2007 · 1 comment

Belum genap satu tahun bencana gempa bumi dahsyat meluluhlantakan Jogjakarta pada hari Sabtu 27 Mei 2006, kemarin Minggu (18/2/2007) bertepatan dengan Tahun Baru Imlek, puting beliung melanda kota Jogjakarta. Meskipun hanya bersifat lokal dan berlangsung singkat, angin ribut ini menimbulkan kerusakan yang cukup parah. Angin lesus yang terjadi kemarin sore sekitar pukul 17.00, memang tidak

Entrepreneurship for All

by rifin on February 15, 2007 · 1 comment

Entrepreneurship (kewirausahaan), dalam beberapa tahun terakhir menjadi topik yang makin sering dibicarakan. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak pertengahan 1997 telah mengajarkan kepada masyarakat bahwa menggantungkan harapan kepada orang lain atau bekerja pada orang lain sudah bukan lagi pilihan utama sebagaimana yang selama ini selalu diajarkan oleh para orang tua kita sejak kita masih kecil.

Weblog atau blog telah menjadi sebuah fenomena di mana-mana di seluruh negara, tidak terkecuali di Indonesia. Pada awalnya orang-orang tertentu saja yang ngeblog. Komunitas ngeblog terbatas pada orang yang biasa bergelut di dunia teknologi informasi dan aktif berselancar di dunia maya. Namun sekarang, ngeblog telah masuk ke semua kalangan di Indonesia. Mempunyai blog dan ngeblog

Pendidikan adalah alat yang paling dapat diandalkan, karena dalam pendidikan terjadi proses transformasi informasi dan pengetahuan yang sistematis. Dari pendidikan diharapkan dapat mencetak manusia-manusia yang kelak akan membawa bangsa ini menjadi lebih baik. Dengan pendidikan,masyarakat akan semakin maju yang akhirnya terjadi kesadaran publik sehingga secara bertahap mengubah bangsa ini dari sikap menghamba dan tunduk menjadi

Pada berbagai program pemberdayaan yang bersifat parsial, sektoral dan charity yang pernah dilakukan, sering menghadapi berbagai kondisi yang kurang menguntungkan, misalnya salah sasaran, menumbuhkan ketergantungan masyarakat pada bantuan luar, terciptanya benih-benih fragmentasi sosial, dan melemahkan kapital sosial yang ada di masyarakat (gotong royong, musyawarah, keswadayaan, dll). Lemahnya kapital sosial pada gilirannya juga mendorong pergeseran perubahan